humassulbar

humassulbar

Kafilah MTQ Korpri Sulbar berhasil menyabet dua juara kategori cabang lomba pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia Sulbar (Korpri) ke V Tingkat Nasional, di Kendari, Sulawesi Tenggara. Yakni Cabang lomba Kaligrafi Digital Putri oleh Nur Hamida Idrus, S. Pd.I. berhasil menyabet juara II dan Cabang Lomba Baca Doa oleh Hakim Sy Nira, S.Sos. Ketua Korpri Sulbar Muhammad Idris megapresuasi kafilah MTQ Korpri Sulbar, khususnya kedua peserta yang berhasil mengangkat nama Sulbar di tingkat nasional. "Saya selaku ketia Korpri Sulbar bersama Gubernur Sulbar menyampaikan apresiasi dan selamat kepada kedua peserta," ujar Idris via daring, Jumat 18 November. Menurut Idris, prestasi yang diraih ASN ini menjadi suatu kebanggaan, "Meskipun belum dapat juara satu, paling tidak capaian ini jauh lebih baik dari sebelumnya," tutur Idris. Hal lain, Idris pun menyampaikan kesiapan Sulbar untuk even MTQ Korpri pada tahun berikutnya . Bahkan Sulbar siap jadi tuan rumah."Kita dapat informasi Sulbar dijadikan alternatif cadangan, mungkin karena memang infrastruktur kita yang belum siap, paling tidak Sulbar dijadikan cadangan," ungkapnya. Ketua Umum Korpri Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi seluruh Kafilah yang turut berkontribusi pada MTQ Tahun ini. Rencananya MTQ Korpri bakal kembali di gelar 2013 mendatang di Jawa Tengah. Kepada instansi yang meraih juara, diharapkan menjadi motivasi, khususnya bagi ASN dalam menjalankan tugas "Sebagaimna tema MTQ Korpri tahun ini, ASN Tangguh, Indonesia Tumbuh," tutup Zudan. (imr)

Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar menghadiri acara Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (DPD IPeKB) Indonesia Sulbar Periode 2021-2025, Jum’at, 19 November 2021. Bertempat di Gedung PKK Sulbar, Pengukuhan dan Pelantikan DPD IPeKB Indonesia Sulbar dilakukan oleh Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo. Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar mengatakan, Pengukuhan dan Pelantikan DPD IPeKB Indonesia Sulbar tersebut mencerminkan bahwa Penyuluh KB sebagai ujung tombak program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana). “Saat ini BKKBN diamanahkan sebagai Ketua Pelaksanaan Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Nasional. Oleh karena itu, saya mengharapkan kepada segenap pengelola program Bangga Kencana, baik provinsi maupun kabupaten untuk selalu membangun kolaborasi, sinergitas, dan semangat gotong royong diantara mitra kerja,"kata Enny Enny menuturkan, sinergitas program antar sektor, baik yang sifatnya program nasional maupun program berbasis kearifan lokal diharapkan dapat menanggulangi beberapa isu strategis kependudukan di wilayah Sulbar, yaitu tingginya angka stunting (balita pendek), tingginya angka usia pernikahan anak, angka kematian ibu dan bayi yang belum mengalami penurunan yang signifikan, dan terbatasnya jumlah tenaga Penyuluh KB yang sangat berdampak terhadap capaian target program Bangga Kencana di Sulbar. "Melalui kerja cerdas, kerja sama, dan kerja ikhlas, saya optimis percepatan dalam penanggulangan berbagai persoalan yang ada dapat kita wujudkan, termasuk pandemi covid-19,"ucap Enny Enny juga mengatakan, kunci untuk mempercepat capaian program Bangga Kencana adalah sinergitas program Marasa (Mandiri, Cerdas, dan Sehat), yang menjadi program unggulan Pemprov Sulbar dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Enny mengapresiasi segenap keluarga besar BKKBN dan segenap pengelola program Bangga Kencana yang telah berkontribusi dalam memajukan pembangunan di Sulbar hingga saat ini. “Dalam momentum tatap muka bersama Bapak Kepala BKKBN Pusat yang saat ini kita ikuti, merupakan kesempatan yang sangat strategis untuk menawarkan gagasan dan ide-ide cemerlang. Saya berharap besar kepada BKKBN dengan segala kekuatan akar rumputnya, dapat mewujudkan tujuan…

Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar menghadiri acara Percepatan Penurunan Stunting Melalui Integrasi Program Prioritas Instansi Vertikal dan Penyematan Bunda Genre Tingkat Sulbar 2021, yang berlangsung di Desa Kalukku Barat, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Kamis 18 November 2021. Acara tersebut sebagai salah satu rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh BKKBN Perwakilan Sulbar, dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo, di Sulbar. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar mengatakan, kedatangan BKKBN Pusat memberi semangat untuk menurunkan stunting di provinsi ini, yang mana Sulbar urutan kedua tertinggi stunting dari NTT. "Kami atas nama Pemprov Sulbar berterima kasih atas kedatangan BKKBN Pusat memberi semangat kepada kita untuk menurunkan stunting di Sulbar, yang kita tahu bahwa daerah kita adalah urutan kedua dari NTT di Indonesia,"kata Enny Enny mengungkapkan, sesuai laporan yang diterima bahwa angka stunting di Sulbar sudah mencapai di bawah 30 persen. Menurutnya, penurunan angka stunting tersebut awal dari terbangunnya semangat dan juga kerjasama antar Forkopimda. "Dengan semangat hari ini serta MoU yang kita lakukan bersama, saya kira kita dapat mengatasi stunting di Sulbar,"tandasnya Enny menyampaikan, permasalahan stunting merupakan prioritas nasional Presiden Joko Widodo, sehingga menargetkan angka prevalensi stunting turun menjadi 14 persen pada Tahun 2024. "Hal ini tentu saja memerlukan dukungan dan peran berbagai elemen yang ada, agar target tersebut dapat tercapai,"ucap Enny Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo mengatakan, pemprov, pemkab, instansi vertikal maupun Forkopimda sangat kompak melakukan penurunan stunting di daerah khususnya di Sulbar. "Lintas sektor baik di vertikal maupun Forkopimda di Sulbar hingga pemerintah sangat luar biasa, saya fikir sangat kompak demi percepatan penurunan stunting,"ucap Hasto Hasto berharap, dengan terjalinnya silaturahmi hingga terjalin kerjasama yang baik terhadap pemprov, pemkab kiranya bisa diterapkan ke desa-desa juga. "Perlu adanya konvergensi di tingkat desa, karena kami di tingkat provinsi, kabupaten sudah terjalin kerjasama yang baik. Kiranya hal bagus ini…

Dua Kategori Cabang Lomba MTQ Korpri Sulbar lanjut ke babak final. Yakni Lomba Pembacaan Doa oleh Hakim Sy Nira, S.Sos, dan Nur Hamida Idrus, S. Pd.I. pada cabang lomba Kaligrafi Digital Putri. Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sulbar Muflih B Fattah mengapresiasi Kafilah MTQ Korpri Sulbar yang bisa menampilkan yang terbaik untuk Sulbar. "Kita turut bersukur perwakilan Sulbar bisa tampil di event nasional, khususnya dua kategori yang saat ini sudah berada di babak final," ujar Muflih saat hadir menyaksikan penampilan Lomba Cabang Doa di Kantor Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis 18 November. Lanjut Muflih, setelah menyaksikan penampilan Kafilah MTQ Korpri Sulbar pada kedua cabang di babak final itu, ia pun optimis Sulbar bisa masuk tiga besar. "Kita berharap Sulbar masuk tiga besar di babak final ini, saya harap doa dan dukungannya," ujar Muflih. Pendamping Kafilah MTQ Korpri Sulbar, Suhamta menjelaskan, babak final pada dua kategori itu telah diikuti enam peserta, memerebutkan juara satu, dua dan tiga. Menurutnya Sulbar berpeluang menempati salah satu posisi itu. Apalagi di babak penyisihan sebelumnya Sulbar membuktikan bisa unggul di posisi kedua diantara peserta lainnya. "Ada peluang kita bisa dapat tiga besar," ungkapnya.(imr)

* Hadiri MTQ Korpri Nasional Sekprov Sulbar Muhammad Idris melakukan kunjungan ke Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu 13 November. Idris yang juga selaku Ketua Korps Pegawai Republik Indonesia Sulbar hadir untuk memastikan kesiapan Kafilah MTQ Korpri Sulbar dalam mengikuti lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional Tahun 2021 di Kendari. "Pada prinsipnya sudah siap mengikuti lomba secara keseluruhan," ujar Idris, Sabtu 13 November. Dia pun mengharapkan dukungan serta doa masyarakat Sulbar agar Kafilah MTQ Korpri Sulbar senantiasa diberi kesehatan selama mengikuti perlombaan. Dia pun mengaku, telah menitipkan pesan Gubernur Sulbar kepada Ketua Rombongan Kafilah MTQ Sulbar terkait keberlanjutan MTQ Korpri Nasional yang diadakan dua tahun sekali itu, agar mengusulkan dan mempersiapkan Sulbar untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ Korpri penyelenggaraan berikutnya. "Jika mungkin, pegelaran dua tahun sekali ini Sulbar harus mengambil momen. Paling tidak kita jadi cadangan lah," ujar Idris. Tentunya Idris berkomitmen jika Sulbar dipercaya menjadi tuan rumah, maka Sulbar harus mempersiapkan segalanya."Dan kalau kita ditunjuk itu, kita harus siap," sambung Idris.(imr)

Sebanyak 25 orang rombongan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia Sulbar (KORPRI) Sulbar tiba di Kendari, Jumat 12 November. Pelatih Kafilah Sulbar Khalid Rasyid berterima kasih atas penyambutan penyelenggara, khususnya atas Liaison officer (LO) dari Pemda Sulawesi Tenggara yang telah memberikan penyambutan di Bandara Bandara Haluoleo Kendari. Terdapat enam cabang lomba yang akan diikuti Kafilah Sulbar, yakni Kaligrafi Kontemporer, Kaligrafi Digital, Tartil Alquran,Tilawah Alqur'an, Azan, dan Khutbah. Pembukaan acara bakal dilaksanakan 14 November. Namun pihaknya harus melakukan registrasi ulang dua hari sebelum pelaksanaan kegiatan, sehingga harus tiba lebih awal di Kendari. "Hari ini kita sudah melakukan registrasi, jadi prosesnya pertama secara online, kemudian mendaftar secara langsung saat tiba di Kendari sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ Nasional 2021," ujar Khalid, Jumat 12 November Dari enam cabang lomba yang diikuti, kata Khalid, telah dipersiapkan 10 Kafilah. Usai pendaftaran, akan dilakukan pembahasan teknis atau Technical meeting, Sabtu 13 November. Sebelumnya, Ketua Korpri Sulbar Muhammad Idris mengatakan, keterlibatan KORPRI Sulbar tentu akan menghadapi banyak tantangan, apalagi peserta yang mengikuti kegiatan itu bmselain Pemda se Indonesia, juga melibatkan lembaga Kementerian. Meski begitu, ia ia tetap optimis, Sulbar bisa merebut satu dari enam cabang lomba yang diikuti. "Memang banyak peserta dari daerah lain yang turut meramaikan, bukan hanya Pemda bahkan lembaga kementerian juga ikut disitu," ujar Idris. (imr)

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar melakukan penerimaan secara resmi kontingen Sulbar yang telah mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua bulan Oktober lalu di Tribun Merah Putih Gubernur Sulbar, Jumat, 12 Nopember 2021 Gubernur Ali Baal Masdar memyampaikan, sebagai Gubernur dan sebagai Ketua Umum KONI Sulawesi Barat, mengatakan, walau capaian yang diperoleh pada ajang olah raga terbesar di tanah Air, PON XX yang baru lalu masih jauh dari harapan. Meski demikain, sebagai Gubernur dan sebagai Ketua Umum KONI Sulawesi Barat salut dan bangga dan mengapresiasi semangat para atlet dan pelatih yang telah berusaha maksimal untuk memberi yang terbaik bagi Sulawesi Barat. Ia mengatakan, para atlet yang sudah berlaga di arena PON XX, baik saudara Ramlah dan Mursalim Fahri sebagai atlit yang mempersembahkan medali perunggu, maupun para atlet lainnya, semuanya merupakan patriot dan putra-putri terbaik Sulawesi Barat di bidang olahraga. Kalian semua tetap merupakan kebanggaan keluarga dan daerah yang telah membawa nama daerah kita di arena PON XX. " Sebagai Gubernur dan sebagai Ketua Umum KONI, maupun sebagai pribadi menyatakan salut dan bangga dengan semangat dan kegigihan saudara-saudara semua yang telah membawa nama Provinsi kita di arena PON XX. Saya menilai, kalian semua telah berusaha dan berjuang maksimal mulai dari persiapan sampai berlaga pada cabang olahraga yang diikuti. Namun, kemampuan dan keberuntungan atlet provinsi lain masih di atas dari kalian," kata Ali Baal Masih kata Ali Baal, capaian di arena PON XX, semua merupakan pengalaman sekaligus pelajaran bagi kita untuk masa-masa mendatang. Capaian yang masih jauh dari harapan kita, dan harapan masyarakat Sulawesi Barat, jangan menyebabkan kita berkecil hati. Apalagi kehilangan semangat. Sebaliknya, harus menjadi motivasi dan penyemangat untuk terus berusaha agar ke depan makin baik, harus menjadi pelecut untuk mendapatkan prestasi dengan persiapan yang lebih baik pula. Mengenai bonus yang telah dijanjikan untuk peraih medali, insya Allah akan direalisasikan…

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar secara resmi melepas Kafilah MTQ Korpri Sulbar yang akan mengikuti MTQ ke-V Korpri Tingkat Nasional 2021 di Kendari, Sultra, pada 12 hingga 20 November mendatang. Jumlah Kafilah MTQ Korpri Sulbar terdiri dari 10 peserta dan 3 (Tiga) pelatih. Berlangsung di Kantor Merah Putih Gubernur Sulbar, Kamis 11 November 2021, pelepasan Kafilah MTQ Korpri Sulbar ditandai dengan penyerahan Pataka Korpri kepada Sekprov Sulbar Muhammad Idris, yang juga selaku Ketua Korpri Sulbar. Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, pada kesempatan itu berpesan agar tidak berfikir untuk menang, namun yang lebih utama adalah Kafilah MTQ Korpri Sulbar bisa turut berpartisipasi dalam pelaksanaan MTQ yang diselenggarakan di Kendari. "Jangan selalu berfikir untuk menang, yang lebih utama itu Kafilah Korpri Sulbar sudah ikut menjadi peserta,"pesan Ali Baal Ali Baal juga berharap, kiranya Kafilah MTQ Korpri Sulbar berangkat dengan selamat, begitupun tiba di daerah sendiri. Sekprov Sulbar, Muhammad Idris mengatakan, satukan niat dan harapan buat Korpri Sulbar agar memperlihatkan hasil yang maksimum, walaupun tidak semua cabang lomba bisa diikuti. "Satu niat dan juga harapan untuk Korpri Sulbar agar mendapat hasil yang maksimum. Walaupun tidak semua cabang kita ikuti, akan tetapi kita berharap bisa mendapatkan posisi unggul,"pungkas Idris Idris menuturkan, persaingan pada MTQ Tingkat Nasional tersebut bukan hanya antar daerah tetapi juga antar kementerian, sehingga persaingan juga ketat. Untuk itu, Ia berharap Korpri Sulbar menunjukkan skillnya. "Jumlah peserta sangat banyak dan merupakan orang-orang terpilih, sehingga persaingan juga ketat. Saya berharap Sulbar dapat menunjukkan kelasnya,"tuturnya Adapun lomba yang dipertandingkan, yaitu Tartil Alquran, Tilawah Alquran, Cabang Hifzh Juz 30, hafalan Surah Al Baqarah, Al Imran, An-Nisa dan 7 (tujuh) hafalan surah putra putri. (desi)

Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi Bersama Pimpinan KPK RI di wilayah Provinsi Sulbar berlangsung di Hotel Grand Mutiara Mamuju, Kamis, 11 Nopember 2021 Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menyampaikan, Pemprov dan kabupaten se- Sulbar berkomitmen untuk mendukung sepenuhnya program pencegahan dan pemberantasan korupsi terintegrasi yang dilaksanakan oleh KPK Rai sejak tahun 2018 melalui aplikasi Monitoring Center for Prevention (MCP). Ali Baal menyebutkan, dalam rangka program pencegahan dan pemberantasan korupsi terintegrasi difokuskan pada delapan area, yaitu perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan APIP, manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen daerah, dan tara kelola keuangan desa. Ia juga menyampaikan , berdasarkan data capaian program pencegahan dan pemberantasan korupsi terintegrasi pada aplikasi MCP sampai saat ini, Provinsi Sulbar masih berada pada zona kuning dengan rata- rata capaian di bawah lima puluh persen " Ini merupakan tantangan yang harus disikapi dengan kerja lebih keras semua pihak terakit. Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten di Sulbar harus terus melakukan upaya untuk meningkatkan capaian MCP saat ini. Untuk itu, saya berharap pemerintah daerah yang capaiannya masih rendah, supaya lebih sungguh-sungguh, untuk pencapaian penilaian yang lebih baik lagi, " tandasnya. Ia juga mengingatkan kepada jajaran penerintah di Sulbar, yang sangat penting dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, adalah kesungguhan untuk menjauhi hal-hal yang berpotensi menjadi celah atau rawan terjadinya korupsi., termasuk keteladanan untuk hidup sederhana yang dimulai dari diri pribadi dan lingkungan keluarga para penyelenggara negara Wakil Ketua KPK RI, Lili Pantauli Siregar menyampaikan, rakor tersebut dalam rangka pencegahan tindak korupsi di Sulbar Untuk itu KPK, akan membantu pemerintahan daerah dalam upaya pencegahan korupsi di Sulbar untuk kemajuan penanganan korupsi di Sulbar sehingga tujuan dari penanaganan korupsi terintegrasi menjadi semakin lebih baik. Hadir dalam kegiatan tersebut para Bupati se- Sulbar, pimpinan instansi vertikal, pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar dan undangan lain. (rls)

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar meresmikan Taman Budaya dan Museum Sulbar, yang berada di Buttu Ciping, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu, 10 November 2021. Acara peresmian dihadiri Raja Gowa ke-38, Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang Batara Gowa III, Permaisuri Raja Gowa Andi Hikma Andi Kumala Idjo, Sekprov Sulbar, Muhammad Idris, Ketua TP. PKK Sulbar, Andi Ruskati Ali Baal dan Ketua DWP Sulbar, Kartini Hanafi Idris. Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan, Taman Budaya dan Museum Sulbar Buttu Ciping tersebut merupakan bentuk perhatian dan komitmen Pemprov Sulbar terhadap pembangunan di bidang seni dan budaya. "Hal ini merespon kerinduan masyarakat, terutama para penggiat seni dan budaya terhadap sarana yang representatif untuk pembinaan dan pelestarian seni dan budaya, agar potensi di bidang tersebut dapat didayagunakan,"kata Ali Baal Ali Baal berharap, sarana itu dipelihara dengan baik agar memberi nilai manfaat di bidang kesenian dan kebudayaan, seperti pagelaran seni pertunjukan, pameran, sarasehan dan workshop. Termasuk pameran seni dan koleksi benda-benda pusaka, baik yang berskala lokal, regional, bahkan internasional. "Sarana ini terbuka bagi pelajar dan mahasiswa untuk pengembangan bakat dan kreativitas, serta untuk pendayagunaan potensinya dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia Sulbar, termasuk kegiatan pengkajian, penelitian, pendokumentasian dan pelatihan dalam rangka pemeliharaan khasana seni dan budaya Sulbar,"ucap Ali Baal Ali Baal menyatakan, sarana tersebut akan terus dibenahi untuk menjadi sebuah kawasan yang menggambarkan Sulbar. "Pembenahan tentu akan terus dilakukan sesuai dengan kemampuan anggaran Pemprov Sulbar. Kita berharap pemerintah pusat berkenan memberikan bantuan dan dukungan untuk Taman Budaya dan Museum Sulbar ini,"tutur Ali Baal Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar dan jajarannya atas kerja kerasnya, sehingga Taman Budaya dan Museum tersebut dapat terwujud. Gubernur menegaskan, pelestarian kesenian dan kebudayaan bukan hanya tanggungjawab pemerintah, namun juga diharapkan perhatian masyarakat untuk bersama pemerintah serta para penggiat seni dan…

  1. Popular
  2. Recent
  3. Comments