humassulbar

humassulbar

Pemprov Sulbar menerima bantuan dari Kepala Staf TNI-AL (KASAL) untuk korban gempa bumi di Mamuju. Pendistribusian melalui KRI Makassar 590, sandar di Dermaga Lanal Mamuju, Senin , 13 Juni 2022 Bantuan didistribusikan merupakan tindak lanjut dari koordinasi Lanal Mamuju, diperuntukkan bagi korban bencana gempa bumi 5,8 SR pada 8 Juni , di Mamuju. Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik berterima kasih atas bantuan dari TNI AL, selanjutnya, pihaknya melalui Satgas Tanggap Darurat Becana segera menyalurkan bantuan tersebut. "Atas nama masyarakat Sulbar mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar TNI AL. Hari ini melalui satgas membackup dan masyalurkan kepada masyarakat, baik yang masih dipengungsian maupun di rumah korban," ungkapnya. Akmal, lebih lanjut mengingatkan , Sulbar merupakan wilayah rawan bencana sehingga penting bagi masyarakat untuk tetap waspada. Asops Lantamal VI Makassar Kolonel Laut (p) Ahmad Muharam mengatakan, bantuan KASAL sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Mamuju. "Untuk pendistribusian ke masyarakat kami serahkan ke Satgas Tanggap Darurat," ungkapnya Dia pun mengaku, pihaknya akan terus memantau situasi korban pasca gempa bumi 5,8 SR di Mamuju, dan akan apabila diperlukan akan kembali mendistribusikan bantuan. (rls)

Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik turut menghadiri Apel Gelar Pasukan Patuh Marano 2022 oleh Polda Sulbar, di Mapolda Sulbar, Senin , 13 Juni 2022 Operasi Patuh 2022 Tahun Ini Mengangkat tema: “Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Marano-2022, Kita Tingkatkan Sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka Tertib Berlalu Lintas Menyelamatkan Anak Bangsa”. Tujuan Dari Pelaksanaan Operasi Ini adalah menurunnya angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas, dan angka fatalitas. Serta meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Adapun sasaran dalam pelaksanaan operasi patuh antara lain segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, baik sebelum maupun pada saat pasca operasi patuh 2002 Pj. Gubernur Sulbar, Akmal Malik mengatakan, Pemprov Sulbar siap mendukung pelaksanaan Operasi Putuh, dan menurutnya dibutuhkan kerja sama seluruh pihak dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di Masyarakat. "Kami hadir bersama sama Korem 142 Tatag, Kajati Sulbar, DPRD Sulbar, ini bagian dari kebersamaan kita mendorong Keamanan dan Ketertiban masyarakat. Ini wujud kerjasama dan bentuk sinergitas kita dalam membagun daerah," ujar Akmal, ditemui usai melakukan diskusi dengan Kapolda Sulbar. Kapolda Sulbar Irjen Pol Verdianto I. Bitticaca menyampaikan, keamanan, keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas harus menjadi perhatian kita bersama. Berbagai upaya untuk menciptakan situasi keamanan, keselamatan ketertiban kelancaran berlalu lintas dengan memberdayakan seluruh stakeholder perlu dilakukan dan dioptimalkan. "Oleh karena itu diperlukan koordinasi yang baik antara stakeholder terkait yang bertanggung jawab agar tercipta keterpaduan,"ungkapnya. Ia menyebutkan , berdasarkan laporan hasil pelaksanaan Operasi Patuh Marano 2021 pelanggaran lalu lintas terdapat sebesar 1.011 pelanggaran yang didominasi oleh pengendara roda dua. Sedangkan data kecelakaan lalu lintas 23 kejadian dengan korban meninggal dunia 4 orang, luka berat 2 orang dan luka ringan 26 orang. "Dari angka tersebut secara umum angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas terjadi kenaikan dibanding data operasi patuh Marano tahun 2020," bebernya. Atas dasar…

Pj. Gubernur Sulbar, Akmal Malik bersama Bupati Mamuju , Sutinah Suhardi melakukan peninjauan lokasi Banjir di Mamuju, Minggu, 12 Juni 2022 Diketahui , hujan yang mengguyur sejumlah kabupaten di Sulbar, membuat sejumlah titik banjir. Kabupaten terdampak parah adalah Mamuju. Beberapa titik banjir terpantau yaitu di Simbuang II, Sese di Kelurahan Simboro, Bambu Kelurahan Mamunyu. Rata-rata banjir setinggi pusar orang dewasa, bahkan air sudah memasuki rumah warga dan menutup akses utama jalan di beberapa kelurahan itu. Termasuk akses trans Sulawesi, di pintu masuk perkotaan Mamuju, Simbuang. Menyikapi hal tersebut, Pj . Gubernur Sulbar, Akmal Malik pun melakukan koordinasi secara virtual dengan daerah terdampak. Dan menurutnya diperlukan keterlibatan seluruh pihak turut mendukung penanganan banjir di Mamuju. Usai rakor secara virtual, Akmal pun langsung menuju lokasi banjir di Sese. Disana luapan air sungai Sese sudah surut dan sejumlah warga sudah mengungsi ke tempat lebih aman, selain itu permukiman warga gelap akibat pemadaman listrik. Akmal menyampaikan agar BPBD, Pemkab, Dinsos terus berkoordinasi, termasuk PUPR agar memastikan armada siap di lokasi rawan longsor. "Fokus dulu pada penyelematan korban. Jangan sampai masyarakat kita tidak mendapatkan pelayanan kebencanaan," ujar Akmal, saat melakukan peninjauan lokasi banjir di Sese. (rls)

Usai dilantik sebagai Penjabat (Pj) Ketua TP. PKK Sulbar, Ny. Yulia Zubir Akmal untuk pertama kalinya melakukan rapat bersama Pengurus TP. PKK Sulbar, Sabtu 11 Juni 2022. Berlangsung di Rujab Gubernur Sulbar, pertemuan itu dalam rangka pemantapan program kerja PKK. Pj. Ketua TP. PKK Sulbar, Ny. Yulia Zubir Akmal menekankan agar masing-masing bidang dan pokja harus memperhatikan program-program yang berkaitan dengan program-program yang ada di OPD. "Hal ini berdasarkan hasil Rakernas 2021, jadi kita tinggal bersinergi dengan OPD seperti yang telah dilakukan di Desember kemarin mengingatkan kesepakatan tentang adanya komitmen kita untuk mengawal,"kata Yulia Pada kesempatan itu, Yulia menyampaikan beberapa pesan yakni, pertama, untuk bidang 2 terkait perekonomian, PKK bisa mengembangkan koperasi, karena koperasi berkaitan erat dengan ekonomi, sehingga PKK harus bisa menjual suatu produk untuk dipasarkan. Kedua, membuat program yang langsung berdampak kepada masyarakat. Jadi untuk kegiatan peningkatan dan pelatihan itu sudah harus dipotong semua. Ketiga, PKK harus membuat dan mengisi sebuah acara dengan membuat akun khusus seperti Facebook, Instagram, dan YouTube berikut dengan pemeliharaan ITnya. Keempat, untuk program kerja tahun 2023, semua bidang dan pokja harus segera melist kegiatan paling lambat hingga akhir Desember, yang tentunya harus tetap berkoordinasi dengan semua OPD terkait. "Jadi kita harus bisa membuat program percontohan untuk bisa ditiru oleh kabupaten, tapi tentunya apa yang menjadi program-program kita ini, bisa kita sampaikan melalui sosialisasi. Jadi sosialisasi itu tidak perlu pelatihan, yang terpenting juknisnya kita jelas, kemudian kita virtualkan dan disepakati,"ucapnya Dia juga menyampaikan, pada hasil Rakernas 2021, yang menjadi program unggulan PKK untuk tahun 2021-2024 adalah : 1. Pola Asuh Anak dan Remaja di era digital (PAAREDI) 2. Gerakan Keluarga Indonesia dalam peningkatan kualitas pengelolaan ekonomi (Gelari Pelangi) 3. Gerakan Amalkan dan Kukuhkan halaman Asri, teratur, Indah, dan Nyaman (AKU HATINYA) 4. PKK Mendukung penanggulangan Covid-19 dan penurunan angka stunting gerakan keluarga PKK Tanggap…

Tim Penggerak PKK Sulbar melakukan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Ketua TP PKK Masa Bakti 2017-2022 Andi Ruskati Ali Baal kepada Penjabat Ketua TP PKK Sulbar Yulia Zubir Akmal, di Rujab Gubernur Sulbar, Sabtu , 11 Juni 2022 Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik pun menyambut kehadiran Penjabat Ketua TP PKK Sulbar yang baru. "Selamat bekerja, lakukan dengan kerja keras. Semoga kedepan mita bersama dapat melanjutkan upaya kinerja beliau bersama pengurus TP PKK masa bakti 2017-2022 agar pemanfatannya terus berkesinambungan," ujar Akmal. Kepada Ketua TP PKK Sulbar sebelumya, Akmal mengapresiasi kinerja militan Andi Ruskati. Menurutnya Ruskati memiliki semangat dalam melakukan pembangunan di Sulbar. Kedepan, lanjut Akmal, organisasi perangkat daerah membangun kerjasama dengan TP PKK Sulbar dalam mengatasi permasalahan di Sulbar, seperti stunting dan pernikahan usia dini dan permasalahan lain Akmal pun berharap peran maksimal TP PKK Sulbar mewujudkan Data Desa Presisi sebab dengan data presisi memudahkan kinerja TP PKK di Sulbar. "Beri ruang kepada PKK minimal agar nanti PKK menugaskan dasawismanya melakukan review di 31 desa untuk mendapatkan data Desa Presisi," ujar Akmal. Penjabat Ketua TP PKK Sulbar, Yulia Zubir Akmal mengatakan, dilantik oleh Ketua Umum Tim Penggerak PKK Ibu Tri Tito Karnavian, merupakan sebuah konsekuensi sebagai istri penjabat kepala daerah di Sulbar, dan merupakan tanggung jawab besar dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat. "Peran kita sangat dibutuhkan untuk terjun langsung ke masyarakat dimulai dari desa dan kecamatan yang tentunya selalu berkoordinasi dengan tim penggerak kabupaten," kata Yulia Menurut Yulia, saat ini Sulbar membutuhkan penanganan khususnya untuk masalah stunting dan pernikahan usia anak yang masih tinggi. "Peran kita sebagai tim penggerak PKK sangat dibutuhkan untuk terjun langsung ke masyarakat dimulai dari desa, dan kecamatan yang tentunya selalu berkoordinasi dengan tim penggerak pkk kabupaten," ungkapnya. Dia juga berharap dukungan Pemda terkait 10 program pokok PKK, "Kita bekerja bersama, bersinergi bersama sehingga kita bisa…

Pertumbuhan ekonomi sebuah daerah tergantung seberapa bagus akses distribusi barang dan jasa. Atas dasar itu, hal utama yang menjadi fokus PJ Gubernur Sulbar Akmal Malik adalah persoalan akses di Sulbar. "Itulah kenapa akses menjadi perhatian utama kita agar Sulbar yang berkontribusi besar ke wilayah IKN bisa optimal lagi dimasa yang akan datang," ujar Pj Gubernur saat menghadiri Dialog Indonesia Bicara dengan tema 'Sulawesi Barat Penyangga IKN', oleh TVRI disiarkan secara langsung dari Revive Cafe, Jalan Pababari Mamuju, Jumat , 10 Juni 2022 Dia menjelaskan, sekarang ini satu satunya akses masuk ke Sulbar yaitu melalui Sulawesi Selatan sementara banyak potensi daerah menyeberang ke Wilayah IKN, Kalimantan. Untuk itu kedepan harus membuka akses ke wilayah IKN. "Kami sudah melakukan komunikasi dengan Sriwijaya Air dan segera akan membuka rute penerbangan Jakarta Balikpapan dan Mamuju," ungkapnya. Selain jalur udara, pihaknya juga mendorong akses laut, dengan berkoordinasi daerah tetangga, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Melalui koordinasi itu nantinya akan mendorong BUMD membangun hubungan bisnis dengan daerah tetangga. Dia pun mengaku, hal yang perlu dipersiapkan adalah Rencana Kerja Pemerintah Daerah untuk tahun berikutnya, "Kami segera menyesuaikan RKPD kami dengan rencana pengembangan untuk menjadikan Sulbar sebagai penopang IKN. Demikian juga konektivitas kerjasama dengan Sulteng-Sulsel," ungkapnya. Masih Akmal, setelah membuka akses itu belum cukup, tetapi Sulbar harus menghidupkan aktivitas perekonomian. Makanya ia pun mendorong OPD dan unsur Forkopimda agar membuat kegiatan berskala nasional setiap saat. "Perlu memuat kegiatan berskala nasional untuk mendatangkan. orang masuk ke Sulbar disisi lain membuka usaha usaha baru bagi UMKM, dengan begitu, iklim ekonomi lebih baik lagi di Sulbar," tutup Akmal. (rls)

Lambatnya realisasi anggaran di lingkup Pemprov Sulbar membuat PJ. Gubernur Sulbar Akmal Malik geram. Mengapa tidak pada Triwulan II ini realisasi APBD Sulbar masih dibawah 50 persen. Tercatat beberapa OPD yang menjadi penyumbang realisasi rendah, ia melihat hampir semua OPD menghadapi persoalan yang serupa, yakni lemahnya pada perencanaan, menyebabkan penarikan anggaran kerap menyisakan sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa). "Tidak cermat melakukan penarikan anggaran dan berjalan dengan perencanaan masing masing," tegas Akmal, saat melakukan rapat evaluasi serapan anggaran OPD di Rujab Wagub (Kantor Sementara Gubernur Sulbar), Jumat , 10 Juni 2022 Karena itu, Akmal akan membentuk Tim Percepatan Realisasi Anggaran dengan mendatangkan Tim SIPD, serta memaksimalkan fungsi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di Sulbar bersama Staf Ahli Pemprov Sulbar. Melalui tim itu, Akmal berharap dilakukan pembinaan terhadap OPD. "Membimbing OPD melihat apa persoalan dalam pertanggungjawaban dan bagaimana mempertanggungjawabkan dengan cepat," ungkapnya. Berlangsungnya Rapat Evaluasi, setiap OPD memaparkan kendala yang dihadapi dalam realisasi anggaran. Salah satunya terkait penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dari Kemendagri dan (Financial Management Information System (FMIS) dari Kementerian Keuangan. Mengenai hal itu Akmal akan menyurat ke pusat terkait dua aplikasi yang dianggap menjadi hambatan bagi Pemda. Dalam rapat tersebut, Akmal Malik didampingi Sekprov Muhammad Idris. (rls)

Pj .Gubernur Sulbar , Akmal Malik mengunjungi Kantor Harian Radar Sulbar dalam rangka HUT Radar Sulbar ke 18 Tahun, Jumat, 10 Juni 2022 Menurutnya , dengan usia ke- 18 Tahun akan semakin menambah semangat bagi Radar Sulbar untuk terus memberikan kritik terhadap pemerintah daerah. Dia pun berkomitmen bakal menjaga media sebagai kekuatan pembangunan daerah kedepan. Dia pun berharap, Radar Sulbar tetap menjadi media yang terus menyuarakan aspirasi masyarakat. Serta menyampaikan jika terdapat hal yang perlu disampaikan kepada pemerintah daerah. "Teruslah berkarya, teruslah bekerja, teruslah menyuarakan aspirasi masyarakat, teruslah kritik, hadirkan berita-berita yang betul-betul mengedukasi masyarakat," tegas Akmal Tidak lupa, Akmal juga meminta agar Radar Sulbar senantiasa meningkatkan minat baca masyarakat.(rls)

Membuat kegiatan berskala nasional merupakan cara menghidupkan aktivitas perekonomian daerah. Salah satunya kegiatan Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) 2022 oleh Bank Indonesia Sulbar. Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik mengharapkan GBBI turut mengundang UMKM di setiap kabupaten di Sulbar. "Minimal 50 orang per kabupaten," ujar Akmal saat melakukan dialog bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Barat, di Rujab Gubernur Sulbar, Jumat , 10 Juni 2022 Akmal mengatakan, saat ini pihaknya juga mendorong bagaimana agar setiap OPD lingkup Pemprov Sulbar membuat kegiatan nasional secara rutin. "Ini yang harus kita dorong bagaimana agar kegiatan kegiatan berskala nasional dilaksanakan di Mamuju," kata Akmal. Selain itu, lanjut Akmal, dibutuhkan kerjasama dalam mendorong investasi daerah. Untuk membuat investor tertarik ke Sulbar maka diperlukan data yang tepat sehingga investor tidak ragu datang ke Sulbar. "Saya minta juga dukungan BI untuk bisa membuat Data Desa Presisi (DDP) ini di Sulbar," ungkapnya. Kehadiran Kepala Perwakilan BI Sulbar Hermanto, diawali dengan presentase pertumbuhan ekonomi Sulbar. Disampaikan penyumbang ekonomi Sulbar masih didominasi sektor Pertanian, Perkebunan dan Perikanan. Mengenai program, Hermanto menyampaikan sejumlah program nasional yang akan digelar di Sulbar. Kata Hermanto, untuk kegiatan GBBI itu bakal diadakan forum investasi se- Sulawesi Maluku dan Papua. (rls)

Dibutuhkan ruang informal membahas hal-hal krusial sehingga dapat menempuh solusi atas permasalahan kritis di daerah ini. Karenanya, Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik sengaja mengundang DPRD Sulbar Sulbar, melalui Kopi Morning, di Rujab Gubernur Sulbar, Jumat, 10 Juni 2022 Melalui pertemuan tersebut, beberapa hal menjadi pembahasan, salah satunya terkait Kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Akmal berharap DPRD memaksimalkan fungsi pengawasan terhadap OPD Pemprov Sulbar. "Harmonisasi hubungan seperti inilah yang kita bangun ke depan agar tidak ada apa miskomunikasi," ujar Akmal. Soal kinerja OPD, lanjut Akmal, berkaitan dengan realisasi realisasi anggaran. Dibutuhkan kesamaan persepsi dengan DPRD Sulbar bagaimana agar persoalan realisasi diarahkan untuk kepentingan masyarakat semata. "Utamakan realisasi bagaimana agar program secepatnya dinikmati masyarakat," ungkapnya. Atas dasar itu, Akmal kembali meminta DPRD Sulbar memberikan masukan . "Saya minta DPRD memberikan masukan terkait masukan bagaimana kinerja OPD. Begitu mekanisme pemerintahan, Itu bagian untuk mempercepat kinerja kedepan," tandasnya. Lebih lanjut kata Akmal, persoalan lain harga sawit yang kerap berpolemik. Untuk itu, Akmal meminta fungsi refresentatif DPRD dapat memediasi antara petani sawit, perusahaan sawit dan Pemprov Sulbar melakukan diskusi agar persoalan sawit dapat diselesaikan dengan baik. "Kita akan komunikasi, kami siap datang untuk diskusi," ungkapnya. Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi mengapresiasi atas ruang yang diberikan PJ Gubernur Sulbar. Menurutnya dengan kebersamaan, maka persoalan yang dihadapi akan lebih terarah dan berterima oleh masyarakat. "Kita bersama-sama supaya masyarakat merasakan bahwa APBD kita ini pro kepada rakyat," ujar Suraidah. Pada Coffe Morning tersebut hadir Sekprov Sulbar, Muhammad Idris, sejumlah anggota DPRD Sulbar, para Asisten, Staf Ahli dan pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar (rls)

  1. Popular
  2. Recent
  3. Comments