Mamuju - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tiba di Bandara Tampa Padang Mamuju, Sulbar, sekira pukul 15.55 WITA, setelah menempuh penerbangan sekira 5 jam 40 menit dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin, 22 April 2024. Presiden Joko Widodo juga didampingi tiga menteri, yakni Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, beserta rombongan. Kedatangan Presiden Joko Widodo beserta rombongan disambut langsung Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Prof Zudan Arif Fakrulloh dan jajaran Forkopimda Sulbar. Pada kunjungan ini, Presiden Joko Widodo bakal meresmikan sejumlah proyek strategis nasional, rehabilitasi pasca gempa bumi yang mengguncang Sulbar 15 Januari 2021 lalu dipusatkan di SMKN 1 Rangas Mamuju, serta meninjau pasar dan RSUD di Mamasa. Prof Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, kunjungan Presiden Joko Widodo disambut baik oleh masyarakat lantaran ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi seluruh masyarakat Sulbar. "Semoga seluru kegiatan pak Presiden dapat berjalan dengan baik dan lancar, sesuai dengan apa yang telah kita rencanakan sebelumnya," kata Prof Zudan Arif Fakrulloh. (Rls)
Mamuju-- Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Masriadi Nadi Atjo bersama seluruh jajarannya turut memeriahkan senam sehat bersama dalam Car Free Day (CFD) di Kawasan Jalan Arteri Mamuju, Minggu 21 April 2024. Kegiatan ini dihadiri Pj. Gubernur Sulbar Prof. Zudan Arif Fakrulloh, Sekprov Sulbar Muhammad Idris, seluruh Jajaran OPD Lingkup Pemprov Sulbar dan masyarakat umum. Dengan dilaksanakannya kembali kegiatan ini usai Idul Fitri 1445 H/2024 M, kini masyarakat Kota Mamuju bisa kembali menikmati CFD atau hari bebas kendaraan bermotor yang dilaksanakan Pemprov Sulbar setiap hari Minggu. Kepala BPKPD Sulbar, Masriadi Nadi Atjo mengatakan, dengan penantian panjang, CFD yang sempat tidak dilaksanakan selama bulan Ramadhan, cuti bersama dan libur lebaran 2024 kini kembali diselenggarakan. “Alhamdulillah kita Senam Bersama di CFD yang hadir kembali. Kita olahraga, kita nikmati, kita jaga ketertiban bersama sambil tetap taat menjaga kebersihan,” ujar Masriadi. Sebelumnya, Kepala BPKPD Sulbar mengajak seluruh jajarannya berpartisipasi, setelah menerima penyampaian pelaksanaan CFD ini. “Rekan- rekan besok kita hadiri CFD ya”, ajak Masriadi melalui pesan dalam grup WhatsApp BPKPD Sulbar. Area CFD juga diramaikan oleh sejumlah pelaku usaha UMKM. Sebagian besar para pedagang, menjajakan beraneka makanan hingga minuman. Hadir Sekretaris BPKPD Sulbar Fahri Yusuf, Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi Faika Kadriana Ishak, Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Daerah Muhammad, Kepala Bidang Pendapatan Daerah Nuruddin Rahman dan ASN lainnya serta TATT BPKPD Sulbar. Penulis : BPKPD Sulbar Editor : humassulbar
Mamuju-Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan akan tiba di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) hari ini Senin 22 April 2024 sebagai rangkaian kunjungan kerja. Kedatangan RI 1 di Sulbar dalam rangka meresmikan beberapa proyek pemerintah yang telah dilaksanakan oleh pemerintah pusat. Dalam kunjungannya, Presiden beserta rombongan diagendakan mengunjungi Kabupaten Mamasa dan Kabupaten Mamuju. Selama di Mamuju, Presiden akan mendatangi SMK Rangas dan melakukan penandatanganan prasasti peresmian SMK Rangas serta secara simbolis peresmian beberapa sekolah di Majene yang terdampak gempa berkekuatan 6,2 Magnitude pada 15 Januari 2021 lalu. Sekprov Sulbar Muhammad Idris, pada Apel Pagi dan Do’a Bersama Lingkup Pemprov Sulbar Senin 22 April 2024, mengingatkan agar masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sulbar merampungkan kesiapan kunjungan Presiden dengan baik. Disebutkan bahwa Dinas Pariwisata Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Dispar Sulbar) bertanggung jawab pada penyambutan di SMK Rangas dan kunjungan Presiden ke Maleo Town Square (Matos). Kadispar Sulbar, Darmawati Ansar menyatakan kesungguhannya dalam persiapan penyambutan orang nomor satu Indonesia tersebut. “Kedatangan Presiden merupakan berkah bagi masyarakat Sulbar. Tentu kami berkomitmen dan sangat serius mempersiapkan penyambutan Pak Presiden kita di Sulbar,” ujar Darmawati. Disampaikan, untuk kunjungan Presiden ke SMK Rangas, pihaknya telah mempersiapkan tarian penyambutan dengan melibatkan siswa SMK dan SMA di Mamuju. “Kami siapkan siswa dari SMK dan SMA di Mamuju untuk menyambut Pak Presiden di SMK Rangas,” ungkapnya. Sementara itu, sekaitan dengan rencana kunjungan Presiden ke Matos Mamuju, Darmawati menyampaikan pihaknya juga sudah melakukan persiapan. Di sana nantinya ditampilkan hiburan yang dapat dinikmati rombangan Presiden dan pengunjung mall. “Di Matos kami juga sudah mempersiapkan hiburan. Semua dimatangkan agar betul-betul dapat dinikmati oleh Presiden bersama rombongan. Masyarakat luas atau pengunjung diharapkan ikut bersama-sama menyambut Pak Joko Widodo dan menikmati hiburan yang ada,” tutupnya. Penulis : Dispar Sulbar Editor : humassulbar
Mamuju-Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Bidang Tanaman Pangan melakukan Monitoring Penerapan Jaminan Mutu pada Penggilingan Padi di Desa Toabo, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Jum’at, 19 April 2024. Monitoring dilakukan oleh Tim Bidang Tanaman Pangan dan Fungsional Pengawas Mutu Hasil Tanaman Pangan pada Pelaku Usaha Penggilingan Padi Skala Menengah dengan kapasitas 1.5 sampai 4.5 ton/jam. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan monitoring pada 4 (empat) Penggilingan Padi yang dikunjungi di Desa Toabo adalah belum ada pelaku usaha penggilingan padi yang memiliki nomor registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT). Terdapat 2 (dua) Penggilingan Padi dengan produk PSAT yang terkemas namun belum diregistrasi serta 2 (dua) Penggilingan Padi dengan produk PSAT yang belum terkemas dan belum teregistrasi. Pembinaan penerapan jaminan mutu dilakukan agar pelaku usaha dapat memenuhi syarat pengajuan permohonan registrasi PSAT. Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas TPHP Sulbar, Titiek Anas mengatakan, pelaku usaha yang telah menghasilkan pangan segar asal tumbuhan dalam bentuk terkemas (kemasan retail) diharapkan dapat menerapkan hygene sanitasi yang menjadi syarat dasar untuk memperoleh nomor registrasi dari Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKKPP/OKKPD). ”Hal tersebut sesuai dengan Permentan 53 Tahun 2018 tentang Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan, Pasal 18 bahwa pelaku usaha wajib melakukan pendaftaran atas PSAT yang diedarkannya. Pendaftaran PSAT dilakukan atas PSAT yang diedarkan dalam kemasan eceran dan/atau diberi label,” kata Titiek. Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Sulbar Syamsul Ma’rif mengatakan, penjaminan mutu produk pangan (sertifikasi atau registrasi) dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk. Menurutnya, registrasi atau sertifikasi pangan akan memberikan "Branding" produk pangan segar dengan adanya label jaminan keamanan dan mutu pangan segar asal tumbuhan. “Konsumen tidak dapat melihat keseluruhan proses terbentuknya suatu produk, namun dengan adanya registrasi atau sertifikasi pangan pada kemasan maka dapat disimpulkan bahwa produk tersebut aman untuk dikonsumsi,”pungkasnya. Penulis : Dinas TPHP Sulbar Editor : humassulbar
Mamuju-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus memperkuat ekonomi lokal dengan pencapaian dalam penggunaan metode e-purchasing melalui katalog lokal. Data terbaru menunjukkan bahwa nilai transaksi belanja dengan metode e-purchasing telah mencapai Rp. 48 Miliar, menandakan kesuksesan berkelanjutan sejak awal tahun hingga pertengahan April 2024. Katalog lokal yang disediakan oleh Pemprov Sulbar saat ini telah menampilkan 31 etalase yang beragam. Dari alat pertanian hingga perlengkapan rumah tangga, etalase tersebut menawarkan berbagai produk dan jasa yang sangat dibutuhkan oleh Perangkat Daerah (PD) di wilayah tersebut. Tidak hanya itu, katalog ini juga mencakup berbagai jenis pekerjaan konstruksi dan layanan, memenuhi kebutuhan beragam sektor. Menurut Plt. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Sulbar Muhtar, pencapaian itu membuktikan komitmen Pemprov Sulbar dalam mendukung ekonomi lokal serta meningkatkan efisiensi dalam proses pengadaan barang dan jasa bagi seluruh PD di Sulbar. “Kami terus berupaya untuk memperluas jangkauan katalog lokal kami agar dapat memberikan lebih banyak pilihan kepada para pengguna," kata Muhtar, Senin 22 April 2024. Tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, katalog lokal ini juga menjadi sarana untuk memperkuat jejaring bisnis lokal. Hingga saat ini, terdapat 318 penyedia yang terdaftar dalam katalog lokal, menawarkan total 3.511 produk yang bervariasi. Dengan demikian, potensi pertumbuhan produk dan penyedia dalam katalog ini masih terbuka lebar. Bagi para penyedia lokal yang berminat mendaftarkan usahanya dapat memanfaatkan layanan pendampingan dengan mengunjungi Ruang Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di Kantor Biro PBJ Setda Sulbar yang buka setiap hari kerja. Penerapan metode e-purchasing melalui katalog lokal oleh Pemprov Sulbar tidak hanya menjadi tonggak penting dalam pengelolaan anggaran publik yang lebih efisien, tetapi juga sebagai upaya konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif. Penulis : Biro PBJ Setda Sulbar Editor : humassulbar
Mamuju-Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Rapat Koordinasi dan Fasilitasi Daya Saing Wilayah Berbasis Kawasan dan Strategis Nasional Tahun 2024, Senin 22 April 2024. Kegiatan ini dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Sulbar Muh. Jaun, mewakili Pj.Gubernur Sulbar Prof. Zudan Arif Fakrulloh. Rapat yang berlangsung di Hotel Meganita Mamuju ini menghadirkan Narasumber dari Kementerian Dalam Negeri RI Ditjen Administrasi Kewilayahan dan Ketua Lembaga Pusat Pengembangan Kebijakan Pembangunan Universitas Hasanuddin. Hadir para Pimpinan OPD Lingkup Pemprov Sulbar beserta Asisten II dan Kepala OPD Kabupaten di Sulbar. Dalam sambutannya, Asisten I Bidang Pemkesra Setda Sulbar, Muh. Jaun menyampaikan bahwa Kawasan Khusus atau Strategis Nasional dalam Sistem Wilayah memiliki kedudukan yang strategis, dalam kebijakan pendekatan penyelenggaraan pembangunan dan pengembangan wilayah sesuai sasaran dan tujuan yang ingin dicapai. Oleh karena itu, sebagaimana yang definisikan di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Tata Ruang yang menjelaskan bahwa wilayah adalah ruang yang merupakan Kesatuan Geografis beserta segenap unsur terkait yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan Aspek Administratif dan/atau Aspek Fungsional. “Bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di Sulbar yakni dengan hadirnya Presiden Republik Indonesia yang ke 7 Joko Widodo pada hari Senin 22 April 2024, dengan memantau langsung beberapa titik lokasi Program dan Proyek Strategis Nasional yang ada di Provinsi, Kabupaten Mamasa dan Kabupaten Mamuju. Yang juga bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi dan Fasilitasi Daya Saing Wilayah Berbasis Kawasan dan Strategi Nasional Tahun 2024. Tentu ini bukan sesuatu yang kebetulan tetapi lebih ke singkronisasi pemerintah pusat dan daerah,” kata Muh. Jaun. Sementara, Kepala Biro Ekbang Setda Sulbar, Hamdani Hamdi mengatakan, dengan definisi tersebut wilayah dipandang sebagai Kesatuan Geografis di bagi atas Aspek Administratif dan Aspek Fungsional. “Wilayah dalam Aspek Administratif tersebut diselenggarakan dan diatur serta ditetapkan sebagai Sistem Wilayah Administratif yang…
Mamuju - Personel Satpol PP Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan patroli di sekitar Kompleks Kantor Gubernur Sulbar untuk menjaga keamanan, Minggu malam (21/04/2024). Selain itu, juga melakukan patroli dialogis dan memberi himbauan kepada masyarakat dan pengunjung di sepanjang Jalan Arteri dan Anjungan Pantai Manakarra serta jalan menuju SMK Negeri 1 Rangas Mamuju untuk senantiasa menjaga kebersihan. "Kita tahu besok (22 April red.) Bapak Presiden RI Joko Widodo akan mengunjungi Sulbar dan rencananya akan mengunjungi SMK Negeri 1 Rangas. Olehnya itu, kita patroli sekaligus memberi himbauan kepada masyarakat yang berjualan dan pengunjung agar menjaga kebersihan, tidak buang sampah sembarangan," kata Kabid. Tibumtranmas Satpol PP Sulbar, Hidayat Rachman. "Meskipun tadi setelah senam di Areal Arteri sudah dibersihkan oleh para ASN dan TNI, dikhawatirkan malam ini banyak pengunjung yang tidak menjaga kebersihan sehingga kami kembali patroli sambil menghimbau masyarakat,” sambungnya. Setelah itu, kemudian membantu personel yang memasang baliho di Jalan Arteri. Pj. Gubernur Sulbar Prof. Zudan Arif Fakrulloh yang didampingi Biro Umum sempat hadir dan memberi arahan soal tata letak pemasangan baliho. Penulis : Satpol PP Sulbar Editor : humassulbar
Pasangkayu – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Khaeruddin Anas melakukan pertemuan dengan Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa, Jumat 19 April 2024. "Pertemuan ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan penggunaan Srikandi di seluruh instansi pemerintah, sekolah DPKD, pemerintah desa, dan kecamatan di Pasangkayu,” kata Khaeruddin Anas. Tidak hanya itu, dalam pertemuan antara DPKD Sulbar dengan Pemkab Pasangkayu juga dipertimbangkan pengukuhan Ibu Bupati Pasangkayu sebagai Bunda Literasi. Dalam diskusi yang berlangsung di Rujab Bupati Pasangkayu tersebut ditekankan pentingnya peran perpustakaan dalam meningkatkan literasi dan pengetahuan masyarakat. Salah satu fokus utama adalah meningkatkan akses dan pemanfaatan Srikandi di semua tingkatan pelayanan publik. Ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan perpustakaan, serta memberikan akses lebih mudah kepada informasi dan literatur yang bermanfaat bagi pengembangan masyarakat Pasangkayu. Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung upaya peningkatan literasi dan penggunaan Srikandi di Pasangkayu. "Peningkatan literasi adalah salah satu kunci utama dalam pembangunan yang berkelanjutan. Kami berjanji untuk memberikan dukungan penuh dalam upaya menggerakkan Srikandi di seluruh lapisan masyarakat, serta mendukung langkah-langkah untuk memperkuat peran ibu-ibu sebagai agen perubahan melalui pengukuhan Bunda Literasi," ujar Yaumil. Langkah ini dinilai sangat penting mengingat peran strategis perpustakaan dalam menggerakkan literasi di masyarakat. Selain itu, pengukuhan Ibu Bupati Pasangkayu sebagai Bunda Literasi diharapkan akan memberikan inspirasi dan dorongan bagi masyarakat Pasangkayu untuk lebih aktif dalam meningkatkan minat baca dan literasi. Pertemuan ini menjadi awal yang baik dalam upaya meningkatkan penggunaan Srikandi dan memperkuat literasi di Pasangkayu. Diarahkan oleh semangat kolaborasi, diharapkan langkah-langkah konkret akan segera diimplementasikan untuk mewujudkan tujuan tersebut, menciptakan masyarakat yang lebih terdidik dan berpengetahuan luas. Penulis : DPKD Sulbar Editor : Humassulbar
Pasangkayu - Komunitas Literasi di Pasangkayu telah sukses menyelenggarakan sebuah kegiatan Kemah Literasi, yang bertujuan untuk mempromosikan minat baca dan meningkatkan literasi di kalangan masyarakat. Acara yang dihadiri oleh berbagai kalangan ini menjadi bukti nyata akan semangat masyarakat Pasangkayu dalam mengangkat taraf literasi di daerah mereka. Kegiatan Kemah Literasi yang berlangsung selama tiga hari ini (16-18 April 2024), menghadirkan berbagai aktivitas menarik, mulai dari sesi diskusi tentang pentingnya literasi, pemberian hadiah berupa buku, hingga bazar buku. Tidak hanya itu, para peserta juga diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai permainan dan kompetisi yang bertemakan literasi. Yang menarik dari kegiatan ini adalah kehadiran Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Khaeruddin Anas, yang turut memperkuat semangat dan dukungan terhadap upaya meningkatkan literasi di Pasangkayu. Dalam sambutannya, Ia mengapresiasi inisiatif Komunitas Literasi Pasangkayu dan menyatakan komitmen penuh dari pemerintah provinsi untuk mendukung berbagai kegiatan literasi di daerah-daerah. "Hari ini, kita menyaksikan bukti nyata akan semangat dan dedikasi masyarakat Pasangkayu dalam memajukan literasi. Saya sangat bangga bisa hadir di sini dan melihat antusiasme yang luar biasa dari semua peserta. Pemerintah provinsi akan terus mendukung berbagai kegiatan literasi seperti ini, karena kami percaya bahwa literasi adalah kunci utama dalam pembangunan yang berkelanjutan," ujar Khaeruddin anas. Kehadiran Kepala DPKD Sulbar ini juga memberikan dorongan tambahan bagi Komunitas Literasi Pasangkayu untuk terus berkarya dan menginspirasi lebih banyak orang untuk gemar membaca dan menulis. Kegiatan Kemah Literasi ini diharapkan akan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam meningkatkan taraf literasi di Pasangkayu dan sekitarnya. Penulis : DPKD Sulbar Editor : Humassulbar
Mamuju - Usai bulan suci Ramadhan 1445 H, kegiatan Car Free Day (CFD) yang merupakan agenda rutin Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) setiap hari Minggu kembali digelar di Jalan Arteri, Mamuju. Selain melakukan senam bersama ASN dan masyarakat untuk membangun jiwa yang sehat, juga membangkitkan serta menggerakkan sektor ekonomi bagi pelaku UMKM lokal, khususnya di bidang kuliner. ASN Satpol PP Sulbar juga mengikuti olahraga senam yang berlangsung di depan Kantor BPJN Sulbar, Minggu 21/04/2024. Hadir Pj. Gubernur Sulbar Prof. Zudan Arif Fakrulloh, Sekprov Sulbar Muhammad Idris, para Kepala OPD termasuk Kasatpol PP Sulbar Muh. Jaun, para ASN dan masyarakat. Beberapa personel juga bertugas di empat titik bersama Dinas Perhubungan untuk menjaga dan menertibkan lalu lintas. Usai olahraga senam, Satpol PP Sulbar kemudian melakukan pembersihan sampah yang berserakan di tepi Jalan Arteri. Menggunakan kantong sampah, mereka membersihkan sampah kemasan makanan dan minuman, sampah plastik dan membuangnya di tempat yang disediakan. Terlihat juga aparat TNI dan ASN membersihkan areal Jalan Arteri dari sampah yang bertebaran. Hal ini juga sebagai bagian dari menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo di Sulbar Senin besok (22/04/2024). Kasatpol PP Sulbar, Muh. Jaun mengatakan, selain untuk menyambut kedatangan Presiden RI, bersih-bersih itu juga untuk membuat agar Kota Mamuju utamanya sekitar Jalan Arteri bebas sampah. "Diharapkan kesadaran kita semua, utamanya ASN dan masyarakat untuk menjaga lingkungan bersih, biasakan membuang sampah ditempatnya," ucap Muh. Jaun. Beberapa persiapan lainnya telah dilakukan untuk menyambut kedatangan orang nomor Indonesia tersebut yang direncanakan akan mengunjungi dua kabupaten yaitu Mamasa dan Mamuju dalam rangkaian kunjungan kerja. Penulis : Satpol PP Sulbar Editor : humassulbar