27 Feb 2022

Kepala Dinas Kominfopers Sulbar Buka Musda Ke-III ORARI Sulbar

 

Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfopers) Sulbar, Mustari Mula mewakili Gubernur Sulbar menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Daerah (Musda) Ke-III Organisasi Radio Amatir Indonesia (ORARI) Daerah Sulbar, di Hotel Putra Mamuju, Minggu 27 Februari 2022.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kominfopers Sulbar, Mustari Mula menyampaikan, bahwa ORARI adalah satu-satunya wadah bagi Amatir Radio di Indonesia yang resmi berdiri sejak 9 Juli 1968 atas dasar peraturan pemerintah RI No. 21 Tahun 1967.

"ORARI juga dikenal sebagai cadangan nasional di bidang komunikasi radio. Artinya, dengan menggunakan perangkat radio yang dimiliki digunakan bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negaranya,"ucap Mustari

Dia juga menyampaikan, selain ORARI sebagai organisasi tunggal bagi segenap Amatir Radio di Indonesia, organisasi itu juga bersifat mandiri dan non politik yang sangat membantu pemerintah dalam mengelolah informasi dalam kondisi darurat, baik kebencanaan maupun terputusnya jaringan komunikasi pada daerah-daerah Blank Spot.

Mustari mengatakan, ORARI diharapkan agar tetap dapat menjawab tantangan di era digitalisasi dan globalisasi informasi yang bergerak sangat cepat.

“Saya berharap konsisten ORARI Daerah Sulbar tetap terjaga dan terbina, serta mampu eksis dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, mengingat kita telah memasuki era revolusi 4.0 dan digitalisasi sebagai lompatan perkembangan teknologi informasi,"tandasnya

Diakhir sambutannya, Ia berharap, pelaksanaan Musda Ke-III ORARI Daerah Sulbar berjalan lancar dan menghasilkan Kepengurusan ORARI Daerah Sulbar untuk satu periode kedepan, yang mengawal dan mengendalikan jalannya roda organisasi.

Pada pembukaan Musda Ke-III ORARI Daerah Sulbar tersebut, dihadiri Wakil Ketua Umum ORARI, Ida Bagus GDE Arnawa, Ketua Umum ORARI Daerah Sulbar, Rakhmat Thahir, Perwakilan TNI, Basarnas, Perwakilan ORARI Lokal dan undangan lainya. (jemmi)

 

Read 205 times
(0 votes)
  1. Popular
  2. Recent
  3. Comments