habibi

habibi

Penerapan New Normal yang dilakukan sejak sepekan dibukanya PSBB menuai tantangan bagi pemerintah . Pasalnya New Normal yang kini diterapkan ternyata menjadi kewaspadaan kita bersama untuk memerangi virus 19 ini agar tetap melalui tahapan yang benar dengan protap kesehatan dengan tetap menjag jarak, memakai masker dan rajin mencuci tangan. Namun saat ini banyak masyarakat yang lengah dan cuek dengan wabah yang masih merajalela dan mengintai, mereka seakan akan melihat covid 19 ini sudah tidak ada sehingga tanpa disadari inilah yang seharusnya diwaspadai yakni kelonjakan pasien akibat dampak virus ini. jika masyarakat tidak lagi mengindahkan aturan kesehatan, dengan banyak yang tidak memakai masker, maka yang ditakutkan adalah kelonjakan pasien. Padahal yang seharusnya dilakukan pada saat new normal adalah meningkatkan aturan kesehatan yang lebih ketat. agar tidak terjadi terjadi kelonjakan , ujar Kadis Kesehatan Sulbar dr Alif yang dihuungi lewat via telpon, Kamis, 2 Juli 2020. Lanjut dikatakan, dengan dibukanya semua akses seperti maal, pasar dan tempat lain dan juga transportasi darat,laut dan udara tentu menjadi kewaspdaan daerah untuk tetap menjaga zona aman daerahnya. Untuk Sulawesi Barat, walaupun masih dalam keadaan yang terkoordinir namun tetap menjaga kemungkinan-kemungiknan yang terjadi. Tentunya hal yang kita takutkan adanya keloanjakan yang terjadi jika kita lengah. Wabah ini masih ada dan yang terjadi virus Covid 19 ini banyak yang terdampak akibat keluar daerah, seperti ke daerah yang berada pada zona merah yakni Makassar. Sehingga akibatnya bertambah bahkan saat ini sudah mencapai 21 orang yang sementara dirawat di rumah sakit regional. Ini miris dan hal yang kita takutkan jangan sampei terjadi kelonjakan setiap harinya, tuturnya. "Upaya untuk mengantisasi terjadinya kelonjakan. kami telah menyiapkan tempat dirumah sakit regional yang berada dilantai dua jika terjadi kelonjakan pasien Namun untuk saat ini masih dapat terkondusif daya tampung di rumah sakit regional yang berada dilantai satu. Upaya yang juga dilakukan oleh pihak…

Ketua Kadin Provinsi Sulbar, Taslim Tammauni bekerjasama dengan ketua Kadin Kabupaten Mamuju Herman Kulawu membagikan bantuan paket sembako kepada para ukm, nelayan dan masyarakat di Kabupaten Mamuju pada Senin, 8 Juni 2020 di kediaman Ketua Kadin Sulbar Jalan Kurungangbassi. Pada pembagian sembako tersebut ketua kadin Sulbar Taslim Tammauni menyerahkan secara simbolis kepada Ketua Kadin Mamuju untuk dibagikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan agar tepat sasaran. Pembagian paket sembako ini menurut Taslim Tammauni adalah tahap kedua setelah tahap pertama dibagikan yang juga melibatkan banyak unsur dan sebanyak 500 paket yang dibagikan ditahap awal bulan puasa. Tahap kedua ini kami bekerjasama dengan ketua Kadin Kabupaten Mamuju untuk bisa membagikan langsung paket sembako sebanyak 500 kepada masyarakat yang membutuhkan. Khususnya nelayan; para ukm dan masyarakat sekitar Mamuju. " walaupun saat ini kondisi New Normal namun kita tetap peduli dengan keadaan yang masih rawan akan wabah Covid 19 ini. Saya berharap agar wabah corona ini dapat berakhir dan kita dapat melaksanakan kegiatan seperti biasa tanpa ada ketakutan akan virus yang menyebar ini,"kata Uwe panggilan beliau yang juga sebagai orang yang ditokohkan di Sulawesi Barat ini. Selain itu dia juga memberikan masukan dan harapan kepada pihak pemerintah agar dapat memperkuat ketanahan pangan. Dengan melihat kondisi wilayah di Sulbar yang memiliki potensi pangan yang meningkat. Peluang ini jangan kita sia siakan agar perekonomian kita dapat berjalan lancar kembali. Pemerintah diharapka saling kerjasama dengan semua stakholder terkait khususnya pemerintah kita di Sulbar Untuk di pusat kita harus memberikan dukungan dan moril kepada Bapak Presiden Jokowi Dodo dalam.mengatasi wabah virus yang mendunia ini agar setiap daerah bisa saling bahu membahu mengatasi bencana ini. "Mari kita saling memberi dukungan dan mencari solusi bukan saling mencaci dan mencari cari kesalahan. Akan tetapi marilah kita saling merangkul dalam meringankan masyarakat agar perekonomian kita dapat bangkit dan bencana Nasional ini dapat kita…

Berbagai Kalangan.ikut bahu membahu untuk menangani wabah Covid -19. Sebagai Provinsi ke 33 Sulawesi Barat kini dalam fase memulai masuknya wabah Covid 19. Sehingga berbagai cara dilakukan untuk meringankan beban masyarakat. Pemerintah Sulbar pun ikut mendukung semua kalangan yang mau.melibatkan diri untuk membantu penanganan wabah Covid 19 yang kini merimbas pada perekonomiam.masyarakat. Salah satunya adalah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan ikut melibatkan dalam meringankan beban masyarakat akibat imbas dari wabah ini. Melalui partisipasi pengurus KKSS dalam penggalangan dana kini KKSS kembali memberikan bantuan tahap ke 2 kepada masyarakat Mamuju pada hari Jumat 22 Mei 2020 . Ketua Harian KKSS Sulbar H Herman Kulawu, Sekretaris umum KKSS dan para pengurus berkumpul di posko KKSS di Jalan Diponegoro untuk bersama sama menelusuri titik pembagian sembako. Pembagian paket sembako tahap ke dua dilakukan oleh Ketua Umum KKSS H.M.Andi Umar P yang diwakili oleh Ketua Harian KKSS Sulbar, H Herman Kulawu, Sekretaris Umum KKSS , H Bakhtiar Hajar, bendahara Umum KKSS Kamal N, Kompol Abdul Rahman dan support dari pimpinan Bank Mandiri Mamuju Baktiar Usman dan para pengurus lainnya. Ketua Harian KKSS Sulbar Herman Kulawu mengatakan bahwa Pemberian sembako ini merupakan tahap ke dua yang sebelumnya dilakukan pembagian sembako sebanyak 200 paket dan pada tahap ke dua kali ini sebanyak hampir 300 paket yang terbagi untuk masyarakat Mamuju " kiranya pembagian sembako ini dapat meringankan masyarakat, apalagi menjelang hari raya Idul Fitri dimana banyak masyarakat yang tidak dapat merayakan lebaran bersama sanak saudaranya dikampung halamannya. Pembagian sembako ini ada beberapa titik yang kami sebar yakni di rumah susun, sese , simbuang dan ada beberapa titik yang tersebar yang tetap di wilayah Mamuju. Diharapkan dengan adanya sembako dari para pengurus KKSS kiranya dapat memberikan kebahagian tersendiri kepada saudara saudara kita dihari raya tahun ini,"Ujar Herman. Bukan hanya itu H. Herman juga berpesan kepada masyarakat agar tetap…

Penanganan Covid-19 tentu banyak pihak yang memberikan perhatian baik dari Pemerintah Provinsi dan Komunitas lainnya. Perhatian tersebut juga diperlihatkan oleh Kerukunan Pinrang yang berada di Mamuju dengan membagikan Paket sembako serta pemberian dana untuk salah satu Pesantren yang ada di Mamuju. Ketua Kerukunan Pinrang H. Herman Kulawu bersama kompol abdul Rahman, pimpinan Cabang bank Mandiri Baktiar Usman beserta seluruh pengurus KKP terutama ibu-ibu warga kerukunan keluarga Pinrang yang ada di Mamuju yang sangat besar peranannya dalam penanganan bantuan Covid -19 yang melakukan penyerahan bersama-sama. Àdapun paket sembako sebanyak 110 yang diserahkan kepada masyarakat Mamuju dan uang senilai 2 juta untuk Pesantren Al-Munawarah, yang disalurkan melalui Via Rekening Bank. Kegiatan aksi sosial tersebut dilaksanakan pada Hari Rabu 13 Mei 2020 tepatnya di posko kerukunan Pinrang di jalan Abdul Wahab. Menurut Herman Kulawu wabah corona yang telah meluas ini tentu sangat berdampak pada sendi sendi perekonomian baik Negara maupun daerah. Akibat yang dirasakan berimbas pada masyarakat yang kurang mendapatkan penghasilan akibat penutupan PSBB di semua negara dan daerah. Hal inilah yang mengetuk hati orang orang khususnya di Kerukunan Pinrang yang turut bersimpati dan melakukan aksi Sosial dengan pembagian paket sembako. Walaupun jumlahnya tidak banyak, namun sedikitnya bisa membantu beban masyarakat yang ada di Mamuju dan pemberian dana berupa uang untuk pesantren juga kiranya dapat meringankan para pengurus untuk bisa memenuhi kebutuhan mereka di pesantren. Herman Kulawu menjelaskan Bantuan ini berupa beras, telur satu rak, minyak goreng dan mie instan. Semua berjumlah 110 paket dan juga dana. Bantuan ini melibatkan beberapa pihak yang ada di skala pengurus Kerukunan keluarga Pinrang serta kompol Abdul Rahman, pimpinan Cabang bank Mandiri Baktiar Usman serta ibu-ibu warga kerukunan keluarga Pinrang yang sangat besar peranannya yang turut berpartisipasi dalam bakti sosial ini. Lanjutnya "Kami pun turut berdoa Semoga wabah corona atau Covid‐19 ini dapat segera berakhir sehingga masyarakat…

Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat Mamuju Minggu 10 Mei 2020 di posko KKSS jalan Diponegoro. Pembagian sembako sebanyak 500 paket yang dibagi beberapa tahap dan untuk tahap pertama di wilayah Mamuju sebanyak 150 paket. Pembagian dilakukan oleh Ketua Umum KKSS H.M.Andi Umar P yang diwakili oleh ketua Harian KKSS, H Herman Kulawu, Sekretaris umum, H Bakhtiar Hajar dan Bendahara Umum M Kamal Nasser. Ketua Harian KKSS Herman Kulawu mengatakan bahwa Pemberian sembako ini juga bagian dari dukungan dan perhatian Pemerintah Sulbar kepada Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan dalam hal ini Gubernur Sulbar dan Ketua tim penggerak PKK Sulbar Andi Ruskati Alibaal, sehingga kami KKSS ikut andil dalam memberikan sumbangsih dalam bentuk bantuan sembako untuk masyarakat Sulbar dalam penanganan Covid-19. Kami bersama jajaran KKSS melakukan kegiatan ini agar dapat meringankan sedikitnya beban masyarakat, sembako yang dibagikan kepada masyarakat Mamuju, berupa beras, minyak goreng, terigu dan mie instan. "Untuk tahap 1 pembagian sembako ini ada beberapa titik yang akan kami bagikan salah satunya adalah diposko KKSS tepatnya jalan diponegoro Mamuju dan ada 50 paket sembako yang kami bagikan langsung kepada masyarakat dan selebihnya dibagikan di beberapa titik yang akan kami sebar bersama para Anggota KKSS . Jadi para Anggota KKSS bersama sama membagikan sembako dan Insya allah akan ada tahap ke 2 yang akan kami bagikan sebelum Idul Fitri, jadi semua dari tahap pertama dan tahap-tahap selanjutnya berjumlah 500 paket,"Ujar Herman usai membagikan sembako. Sedangkan Sekretaris Umum KKSS, Bakhtiar Hajar juga menyampaikan bahwa pembagian sembako ini merupakan bagian dari kegiatan kemanusiaan. Dimana wabah Covid-19 ini berdampak pada warga yang kehilangan pekerjaan terlebih pada ekonomi masyarakat. "Diharapkan apa yang dilakukan KKSS bersama seluruh jajaran dapat meringankan beban mereka dalam menghadapi Covid-19 insya Allah KKSS kedepannya akan melakukan kembali tahap ke 2 pembagian sembako sebelum lebaran Idul Fitri," pungkasnya. Menurut bendahara…

 Anggota DPR RI Dapil Sulbar H. Arwan M Aras Tammauni sebagai wakil rakyat yang memiliki rasa tanggungjawab dan perhatian terkait wabah covid yang menimpa dunia bahkan Sulbar, nampaknya semakin bersemangat menujukkan perhatian dan solidaritasnya ditengah masyarakat. Betapa tidak, sebulan belakangan ini, memang Politisi muda PDI Perjuangan itu terus proaktif membantu warga dan para tenaga medis di Sulawesi Barat dalam menghadapi corona virus (Covid-19). Akibat penerapan PSBB di Jakarta menjadikan politis muda ini berada di Mamuju selama masa covid. Namun ditengah pandemi dia tidak tinggal diam saja, dia terus melakukan koordinasi dengan pihak pihak terkait di Jakarta, Arwan meminta agar pusat memberikan perhatian kepada Sulbar berupa APD. Sehingga saat ini bantuan APD menurut Arwan sudah cukup. Namun perlu dilakukan distribusi yang baik oleh pihak pihak terkait. Secara khusus Arwan juga meminta agar pihak terkait di jajaran pemprov agar bisa lebih proaktif melakukan koordinasi dengan pihak kabupaten dan memberikan penyaluran distribusi APD secara cepat di enam Kabupaten. Khususnya Kabupaten yang terdampak Covid. Jangan sampai kita terlena dengan kondisi sehingga pada akhirnya kita baru terbangun untuk.melakukan pembenahan atau tindakan dan pada akhirnya kata terlambat yang terucap, jangan sampai itu terjadi tutur Arwan. " yang paling terpenting adalah perawat Mereka harus kita lengkapi dengan APD yang lengkap dalam menghadapi pasien covid 19 baik perawat yang bertugas di puskesmas maupun dirumah sakit yang ada di kabupaten dan rumah sakit yanga ada di provinsi. Ini sangat perlu diperhatikan sehingga diharapkan perawat bisa terjaga dan tidak mengakibatkan terkena virus icovid 19 ,"Ujarnya. Secara terbuka Arwan menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan kepada beberapa puskemas dan rumah sakit kabupaten dan rumah sakit bayangkara serta Rumah sakit provinsi tersalurkan dengan lancar. Bagi Arwan dirinya bukan saja dari dapil mateng akan tetapi dirinya adalah wakil dari Sulbar yang akan memberikan pengabdiannya untuk masyarakat di enam kabupaten. Ditambahkan pula bahwa bantuan dari…

Pemprov Sulbar akan memberikan bantuan berupa sembako sebanyak 3. 464 paket yang akan tersebar di enam kabupaten se Sulbar Kominfo Sulbar -- Untuk menangani dampak pandemi Covid-19 yang telah merambah sejumlah sektor, khususnya pada sektor ekonomi dan sosial yang telah dirasakan masyarakat Sulbar saat ini, maka Pemprov Sulbar melakukan inisiatif dengan menyalurkan bantuan sembako pada Selasa 21 April 2020. Hal tersebut disampaikan Asisten 1 bidang pemerintahan M Natsir yang menurutnya ini adalah langkah awal dimana pemrov Sulbar membagikan langsung sembako.kepada masyarakat secara door to door. Pembagian ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar dan diikuti oleh langsung pejabat pemprov baik para asisten dan para pejabat eselon 2 lingkup pemprov sulbar. "Alhamdulillah untuk tahap pertama bantuan sembako sudah disalurkan di tujuh kelurahan antara lain kelurahan Mamunyu, Karema,Simboro Binanga, Rangas, Rimuku dan bebanga, dimana ketujuh kelurahan mendapatkan 1400 paket yang berisi beras, gula pasi, mie instan, terigu,susu,sirup dan teh, ungkapnya. Hal.ini dilakukan sebagai keseriusan Gubernur Sulbar dalam hal penanganan Covid 19 yang sudah masuk ke daerah Sulbar. Tentu adanya covid 19 sangat berdampak kepada masyarakat baik sisi ekonomi dan tentu kelangkaan pangan. Kemudian, lanjutnya pada bulan ini juga, penyaluran bantuan sembako akan dilanjutkan ke seluruh desa yang ada di kabupaten se- Sulbar. Bantuan tersebut akan berikan kepada masyarakat miskin dan rentan miskin sesuai data dari Dinas Sosial. Selain itu, Natsir juga mengatakan kedepan kami akan membagikan ke wilayah Mateng, dimana terdapat zona merah di dalamnya yakni daerah Potanakayyang. Rencana kami akan membagikan kesana sebanyak 900 paket yang akan kami teruskan kepada masyarakat di potanakayyang sesuai kebutuhan dan pemerintah kabupaten. Apalagi daerah tersebut sudah berada pada zona merah dan kita merasa terpanggil untuk.meringankan beban masyarakat di sana. Ini akan terus digalakkan sepanjang masih pandemik corona mewabah, ujar mantan sekda Kabupaten Pasangkayu ini. Bukan hanya itu insya allah kedepan pemerintah Sulbar akan terus membagaikan ke…

Badan Penghubung Jakarta Sulbar telah membantu Dinas Kependudukan dan Capil Sulbar dalam hal.pengiriman blanko E KTP. Menurut Ilham Borahima Kadis Dukcapil Sulbar Mengatakan bahwa Alhamdulillah walaupun kota Jakarta dalam kondisi PSBB namun kegiatan jemput blangko E KTP untuk jatah prov Sulbar tetap dapat terlaksana atas kerjasama yang baik dengan staf kantor perwakilan Sulbar di Jakarta. Dijelaskan Ilham jumlah E KTP yang di ambil langsung oleh Zulkifli Sanusi dan timnya, bahwa hari ini kita mendapat jatah 6000 keping utk 6 kab se Sulbar utk masa persediaan 15 hari kedepan dan akan segera di distribusikan. Jadi ditengah covid 19 dukcapil Sulbar dapat membagikan blanko di kabupaten sehingga kabupaten dapat terus melakukan pelayanan sehingga berjalan lancar dengan ketersedian blanko yang dapat teratasi. " ucapan terima kasih kepada kepala Perwakilan Jakarta yang telah sukses menugaskan stafnya untuk menjemput blangko ktp walaupun dalam kondisi yang sulit. Semoga ditengah pandemik covid 19 ini dapat selesai dan teman teman di perwakilan jakarta tetap semangat membantu masyarakat Sulbar,"ujar Ilham.

Kadis Kependudukan dan catatan Sipil Sulbar, Ilham Borahima melakukan Video Conference bersama Dirjen Dukcapil DR Zudan Fahrullah pada hari Kamis 9 April 2020. Pada Video Conference, Ilham menyampaikan apa apa saja yang yang perlu dilakukan di setiap daerah masing masing. Salah satu yang disampaikan oleh Dirjen Dukcapil DR Zudan tentang pencegahan dan penanganan Covid 19. Antara lain khususnya tentang pelayanan publik yang harus tetap berjalan dengan memprioritaskan keselamatan dengan strategi sosial distancing seperti dengan jarak dan penggunaan masker dan hand sanitizer. juga mengatakan pelayanan publik dapat dilakukan dengan sistem online untuk menghindari pelayanan dengan sistem antrian. "Langkah penting dalam strategis pelayanan dukcapil gunakan sistem digitalisasi dan paling penting tidak ada yang melakukan pungli dan jika ada oknum yang melakukan pungli segera menindaklanjuti ,Ujarnya. Selain itu, Dirjen juga mengharapkan agar setiap daerah untuk membuat implementasi SOP pelayanan publik yang jelas dan pasti seperti kepastian waktu dan kepastian tempat serta pengambilan dokumen dan umumkan dokumen yang sudah selesai pastikan tidak ada suket. Kedepan akan dijadwalkan pada minggu depan Video Conference per Provinsi dan meminta staf yang akan bekerja di kantor dapat pastikan dalam keadaan sehat serta menggunakan termometer, lakukan absen melalui aplikasi . Bukan hanya itu akan ada pemotongan DAK sebesar 40 Milyar untuk kegiatan non fisik, anggarkan mesin admnistrasi untuk pemberian data pilkada cukup nama dan NIK saja yang bisa diberi ke KPUD masing-masing, ujar Ilham yang mengatakan siap dalam penanganan Covid Sulbar Akibat berlakukakan di Jakarta pembatasan sosial berskala besar maka untuk pengiriman blanko ke pemprov sulbar kedepan memanfaatkan kerjasama dengan kantor perwakilan Jakarta sulbar yang ada dijakarta, Imbuh Ilham saat usai VC Bersama Dirjen Dukcapil Kemendagri

 Penanganan pasien Majene yang baru tiba dari bogor  yang sebelumnya mendapatkan perawatan selama tiga hari di rumah sakit Unhas Makassar menjadi perhatian khusus bagi pemerintah Sulbar. Pasalnya tepat tanggal 28 usai tiba di kampung halamannya di kabupaten Majene dan  dinyatakan positif terkena wabah covid 19,  Maka Pemerintah Sulbar segera  melakukan tindakan dengan  merujuk pasien ke Mamuju. Menurut dokter Alif sebagai kadis kesehatan Sulbar  membenarkan bahwa pasien tersebut telah dirujuk dan  tiba  pada hari Minggu, 29 Maret 2020 di RSUD Sulbar.  Sebagai rumah sakit rujukan tentu ini menjadi kewajiban kita sebagai pemerintah sulbar untuk bisa siap menangani pasien yang terjangkit virus covid 19 ini. "Mau tidak mau kita harus siap karena semua rumah sakit di setiap daerah ada rumah sakit yang di tunjuk untuk menangani pasien yang terindikasi wabah tersebut.Dijelaskan dr Alif bahwa virus itu tidak akan tersebar jika kita tidak mendatangi pasien yang terkena. Cukup dokter dan perawat yang dipercayakan saja yang menemani pasien. Jadi tidak usah panik yang berlebihan. Yang lebih parah jika masyarakat tidak bisa tenang di rumah dan selalu saja keluar rumah dengan alasan yang tidak penting. Sehingga dapat menyebarkan virus kemana-mana.  "Jadi tolong jangan keluar rumah, pasien akan bertambah banyak jika anda tidak tenang di rumah. Apalagi kita hanya punya dokter satu orang dan segala kapasitas yang terbatas. Daerah akan ambruk jika masyarakat tidak mengindahkan aturan yang telah diberlakukan. Jika pasien bertambah maka pihak Rumah sakit akan kewalahan dalam menangani,"tegas dr Alif  Hal terpenting adalah kesiapan kita apalagi jika itu masyarakat Sulbar tentulah kita wajib memberikan penanganan yang sesuai standar operasional sesuai yang telah di intruksikan oleh kementerian kesehatan. Adapun upaya kita akan melalui sop yang telah diberlakukan dalam penanganannya dan ADP yang perlu dan itu sudah ada di rumah sakit. Selain itu   adalah ruang isolasi yang telah disiapkan dan dokter spesialis paru-paru juga telah ada di RSUD.  Sehingga…

Halaman 1 dari 122