Transparansi

SOSIALISASI RANCANGAN PERATURAN DAERAH TENTANG APBD PROVINSI SULAWESI BARAT TAHUN ANGGARAN 2020

Transparansi - Okt 28, 2019

Dalam upaya mewujudkan manajemen keuangan pemerintah yang baik, diperlukan transparansi, akuntabilitas dan memberikan informasi kepada masyarakat terkait dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah,...

Kegiatan Legislatif

Rapat Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi Persetujuan...

Kegiatan Legislatif - Nov 26, 2019

Sekprov Sulbar, Muhammad Idris, Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Usman Suhuriah dan Abdul Rahim, para anggota DPRD Sulbar, pimpinan OPD dan undangan lain menghadiri Rapat Paripurna...

Mengapa Perlu Revolusi Mental

Hasil-hasil survei internasional sering menunjukkan bahwa dalam hal yang baik, angka untuk Indonesia cenderung rendah, tetapi dalam hal yang buruk cenderung tinggi.

Contoh, data Tranparency International menunjukkan persepsi tentang tingkat korupsi di sektor publik, dari 177 negara dan dengan 177 skor, Indonesia berada di rangking 114 dengan skor 32.
Ini di bawah Ethiopia yang berada pada posisi 111.

Masyarakat Indonesia sendiri merasa resah melihat perilaku, sikap serta mentalitas kita yang saling serobot di jalan raya, tak mau antre, kurang penghargaan terhadap orang lain. Serangkaian FGD (kelompok diskusi terfokus) di Jakarta, Aceh, dan Papua yang dilakukan oleh Kelompok Kerja Revolusi Mental Rumah Transisi juga menggambarkan keresahan masyarakat tentang karakter kita sebagai bangsa.
Nilai-Nilai Strategis Revolusi Mental
Sub Nilai
Kewargaan
Dapat Dipercaya

Sub Nilai
Profesional
Mandiri
Kreatif

Sub Nilai
Saling Menghargai
Gotong Royong
8 Prinsip Revolusi Mental

  1. Revolusi Mental adalah gerakan sosial untuk bersama-sama menuju Indonesia yang lebih baik.
  2. Harus didukung oleh tekad politik (political will) Pemerintah
  3. Harus bersifat lintas sektoral.
  4. Kolaborasi masyarakat, sektor privat, akademisi dan pemerintah.
  5. Dilakukan dengan program “gempuran nilai” (value attack) untuk senantiasa mengingatkan masyarakat terhadap nilai-nilai strategis dalam setiap ruang publik.
  6. Desain program harus mudah dilaksanakan (user friendly), menyenangkan (popular) bagi seluruh segmen masyarakat.
  7. Nilai-nilai yang dikembangkan terutama ditujukan untuk mengatur moralitas publik (sosial) bukan moralitas privat (individual).
  8. Dapat diukur dampaknya dan dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat.
Siapa Penggerak Revolusi Mental

Revolusi mental bermula dari ajakan Presiden Jokowi sebagai pemimpin bangsa Indonesia untuk mengangkat kembali karakter bangsa yang telah mengalami kemerosotan dengan secepat-cepatnya dan bersama-sama (revolusioner).


Karena itu Revolusi Mental mula-mula digerakkan oleh Presiden dan didukung oleh suatu konsorium yang terdiri dari para tokoh nasional (birokrasi pemerintah, dunia usaha, tokoh agama, akademisi, seniman, budayawan, dan masih banyak lagi).

Gerakan ini diharapkan akan terus menyebar menjadi gerakan-gerakan masyarakat di tingkat lokal dan komunitas di seluruh Indonesia.

Penggerak Revolusi Mental adalah kita, seluruh bangsa Indonesia.
Kegiatan KOMINFO

Tim Kominfo Sulbar Siap Pasang Jaringan Internet Gratis...

Kegiatan Infokom - Nov 10, 2019

Pemerintah provinsi Sulawesi barat telah menyiapkan Infrastuktur jaringan internet masuk desa. Ada 32 desa  telah terpasang dengan kabel jaringan internet. Pada minggu kedua tepatnya 12 November 2019...

Pojok Opini/Artikel

(Catatan dari Evaluasi Internal SPBE Pemprov Sulbar 2019) Optimis Keluar Dari Zona...

Opini & Artikel - Okt 25, 2019

Oleh: Wahyudi Iswar ( Bidang SPBE Crew, Kominfopers Sulbar) Hasil evaluasi SPBE Sulbar tahun 2018, menunjukkan bahwa provinsi ke 33 ini belum menaruh perhatian besar terkait digitalisasi pemerintahan....

Program Pemerintah

Survei Asal Tujuan Transportasi Nasional Orang

Survei Asal Tujuan Transportasi Nasional