18 Jun 2021

Sulbar Posisi Pertama Tertinggi SNMPTN 2021

 

Sulbar berhasil meraih posisi pertama dari 10 provinsi dengan persentase diterima Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021 tertinggi Bidang Sains dan Teknologi (Saintek).

Hal itu diketahui setelah Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengeluarkan pengumuman SBMPTN, Senin 14 Juni 2021. Dari informasi tersebut, terdapat daftar 10 provinsi dengan persentase diterima SBMPTN 2021 tertinggi Bidang Saintek. Hasilnya Sulbar menempati posisi pertama.

Menanggapi keberhasilan tersebut,  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar, Prof. Gufran Darma Dirawan mengatakan, keberhasilan generasi-generasi Sulbar menembus SBMPTN, merupakan pencapaian luar biasa yang didapatkan Sulbar.

"Ini membuktikan kualitas pendidikan di Sulbar sudah mulai membaik, proses pembelajaran mulai membaik. Dan juga membuktikan bahwa anak-anak Sulbar bisa bersaing dengan nasional," kata Prof. Gufran, saat dikonfirmasi, Rabu 16 Juni 2021

Disampaikan, peserta SBMPTN dari Sulbar ada 4.458 orang dan lolos seleksi mencapai 1.371 orang dengan persentase mencapai 30,75 persen.

Pada kesempatan itu, Prof. Gufran menyinggung mengenai program pembinaan siswa-siswi berprestasi. Ia mengatakan, hal tersebut dinilai sangat efektif dan dapat dijalankan dengan baik.

Olehnya itu, Prof. Gufran menyatakan, pihaknya akan terus melanjutkan program tersebut melalui LMS ( Learning Management Sistem), yang mana  dari 1.164 mata pelajaran yang ada dilanjutkan oleh para guru di Sulbar mencapai  864 lebih.

Ia pun berharap, hal tersebut terus berproses sampai saat ini, sehingga kedepan dapat membantu semua siswa yang sedang menjalani proses pembelajaran daring dan luring.

Adapun provinsi yang dimaksud pada daftar tersebut merujuk pada asal domisili dari peserta SBMPTN 2021, bukan domisili asal kampus yang dipilih. Berikut ini daftar lengkap 10 provinsi dengan persentase diterima SBMPTN 2021 tertinggi Bidang Saintek.

1. Provinsi Sulawesi Barat: dari 4.458 pendaftar, 1.371 peserta diterima (30,75%);

2. Provinsi Maluku: dari 2.238 pendaftar, 552 peserta diterima (24,66%);

3. Provinsi Sulawesi Tengah: dari 8.217 pendaftar, 1.854 peserta diterima (22,56%);

4. Provinsi Sulawesi Utara: dari 5.491 pendaftar, 1.225 peserta diterima (22,31%);

5. Provinsi Gorontalo: dari 3.861 pendaftar, 831 peserta diterima (21,52%);

6. Provinsi Maluku Utara: dari 1.962 pendaftar, 412 peserta diterima (20,99%);

7. Provinsi Aceh: dari 16.767 pendaftar, 3.442 peserta diterima (20,53%);

8. Provinsi Kalimantan Utara: dari 2.616 pendaftar, 515 peserta diterima (19,69%);

9. Provinsi Papua: dari 2.682 pendaftar, 512 peserta diterima (19,09%); dan

10. Provinsi Nusa Tenggara Timur: dari 12.069 pendaftar, 2.275 peserta diterima (18,85%).








Read 771 times Last modified on Minggu, 20 Jun 2021 17:24
(0 votes)