16 Agu 2019

Seminar Nasional Dan Lokarya Pembentukan Pandu Digital

"Diperlukan perjuangan yang sistematik, untuk menjemput apa yang menjadi tuntutan industri 4.0, dan tidak mungkin kita bisa menjemput dengan biasa saja, kita harus punya kemampuan adaptasi yang tinggi," kata Sekprov Muhammad Idris saat menghadiri sekaligus membuka secara resmi seminar nasional dan lokakarya pembentukan pandu digital di Auditorium lantai IV Kantor Gubernur Sulbar, Rabu, 14 Agustus 2019.

Ia juga mengatakan, semuanya telah berubah, distraksi itu betul-betul fakta, telalu bnyak pekerjaan di masa depan yang akan hilang oleh karena teknologi, misalnya fenomena teknologi robot yang kita ketahui semua pekerjaan yang dikerjakan jauh lebih presisi ketimbang dikerjakan oleh manusia, Itu menandakan kerawanan bagi pekerja yang hanya berbicara ilmu masa lalu yang tidak terkoneksi dengan internet.
"Ini merupakan fenomena yang menjadi tantangan kita, dalam hal ini adalah distraction dimana semua pekerjaan yang menurut kita dikerjakan oleh manusia hebat, dimasa depan akan di distruksi oleh teknologi,"sebut Idris
Jika hal tersebut dianggap bukan fenomena serius, maka di Sulbar ini akan menjadi provinsi yang betul-betul menjadi penonton , tidak bisa menjadi pelaku utama. Oleh karena itu, mari bersama membangun kesadaran betapa pentingnya sumber daya manusia connecting dengan masa depan, terutama untuk generasi muda.

"Ini peluang untuk start up mengembangkan bisnis berbasis teknologi. Hal ini juga yang mendorong kita di Sulbar, bagaimana melipat gandakan usaha kita bahwa provinsi yang lahir lima belas tahun ini bisa menyamai paling tidak bisa mensejajarkan pencapaian dengan provinsi yang jauh lebih tua usianya.

"Ini bukan pekerjaan mudah, hanya orang-orang yang membangun mindset digital itulah yang bisa masuk ke dunia kerja baru, mengelola sdm yang baru, dan sekaligus mengelola environment yang baru, karena percepatan perubahan di daerah hanya bisa cepat jika dipandu oleh teknologi, karena banyak profesi warga negara yang bisa di tingkatkan menggunakan digital,"tandasnya.

Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian Kominfo, Gun Gun Siswandi mengatakan, bahwa saat ini kita telah memasuki era 4.0 yang berbasis digital, oleh karena itu tugas Kominfo adalah mempersiapkan infrastruktur yang berbasis di daerah 3T yaitu daerah terdepan, terluar, dan tertinggal.

"Masyarakat yang sudah mampu mengelola internet ini, harus menjadi orang-orang yang benar-benar memanfaatkan internet sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan pribadinya maupun masyarakat lainnya, dan sudah seharusnya menjadi panduan masyarakat yang belum berinteraksi di dunia digital yang ada di Sulbar ini, kerena mau tidak mau kita telah memasuki industri 4.0 dimana hal ini berbasis internet, oleh karena itu yang terpenting adalah bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusianya."tutupnya. 

Read 25 times
(0 votes)