12 Nov 2020

Dinas Kominfo Persandian dan Satistik Sulbar Gelar Sosialisasi Regulasi SPBE

Sekretaris Daerah Sulawesi Barat, Dr Muhammad Idris membuka acara Sosialisasi regulasi SPBE ,Rabu 11 November 2020  pada Dinas Kominfo Persandian Dan Statistik Sulbar. dengan tema memahami kebijakan nasional integrasi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) untuk percepatan transformasi di gital.

Pada kesempatan tersebut Idris menyampaikan apresiasi terhadap para peserta yang meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan ini dan apresiasi kepada para narasumber yang berbagi pengetahuan dalam kegiatan ini. 

Lanjut dalam sambutannya bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini sudah berada pada era revolusi industri 4,0 dimana hampir seluruh lini kehidupan telah menggunakan teknologi dan otomatis kita harus bisa beradaptasi  Terlebih lagi ketika pandemik Covid melanda  segala terasa berubah TI sebagai media interaksi online sehingga saat ini sudah menjadi   kebutuhan dasar yang utama.

Dikatakan, merespon adaptasi perkembamgan teknologi, Presiden RI, Jokowi Dodo telah menegaskan agar bangsa kita segera melakukan lompatan perubahan menuju negara yang cepat dan berdaya saing ditingkat global . Salah satunya dalam rangka efisiensi pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat,termasuk di sektor publik. Kita harus siap dan segera melakuan optimalisasi pemanfaatan TI dan komunikasi dengan menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) sesuai dengan amanat Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2019 tentang SPBE. 

Langkah percepatan transformasi digital yang dtegaskan bapak presiden yakni: perluasan akses, peningkatan infrastruktur digital,penyedian layanan internet,pemerintahan roadmap.transformasi digital diberbagai sektor,percepatan integrasi pusat data Nasional serta penyedian SDM talenta digital dan penyiapan regulasi skema pembiayaan dan pendanaan,ujar"Idris. 

Melihat kekurangan SDM yag ada di Sulbar. Maka kedepan pemanfaan tenaga PTT dapat di akomodir dengan baik. Salah satunya adalah  memberikan pelatihan sebagai peningkatan sumber daya manusia dan tentunya dapat  sesuai dengan kebutuhan daerah. 

"Jadi pemerintah dalam hal ini nantinya dapat merekrut pppk atau tenaga honor yang memiliki kualitas khususnya dalam keahlian teknologi IT, sehingga   para tenaga kontrak dapat kita berdayakan. Karna saat ini mau tidak mau kita harus berpacu dalam teknologi IT, ungkapnya. 

Selain itu menurut Idris ada beberapa kendala yang kita hadapi, terutama pada kemampuan SDM dan keterbatasan infrastruktur digital utamanya didaerah pedalaman dan ini adalah tantangan kita kedepan di Sulawesi Barat dan kita akan perkuat peran tim koordinasi SPBE yang telah dibentuk untuk mengawal prosesnya dan dibutuhka semua peranan semua komponen baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten bahwa saat ini perkembangan zaman telah perpacu pada era digital dan kita jangan sampai tertinggal dengan daerah lain. 

Oleh karena itu saya berharap kegiatan ini kiranya menjadi sarana menyamakan persepsi untuk mengurangi ego sektoral, agar digitalisasi dapat dikerjakan lebih cepat dan bermanfaat untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan masyarakat yang cerdas,sehat,produktif dan mengakselerasi daerah kita di Sulbar menjadi semakin maju dan malaqbi.,Tutur"Idris.

 

Masih katanya,  kegiatan yang dilaksanakan ini, masih ditengah pandemik Covid 19, sehingga kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan yakni, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tetap jaga imun,tutup,"Idris dalam sambutannya. 

Sedangkan menurut Kadis Kominfo Sulbar Safaruddin.menuturka  bahwa kegiatan sosiialisasi kiranya dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya  SPBE yang haru sinergik dengan semua.lini. Untuk itu pemerintah tengah berupaya agar bisa memberikan pelayanan baik dalam bentuk pelatihan temtang SPBE dan berbenah diri dari segala kekurangan  baik sarana dan SDM.

Walaupun Sulbar baru masih dalam tahap brrbenah namun kita akan terus memaksimalkan agar para OPD lainnya bisa menerapkan Sistem pemerintahan berbasis elektronik atau di singkatBidang layanan E Goverment dinas Kominfo Persandian dan StatIistik  Sulbar menggelar acara sosialisasi regulasi SPBE, Rabu 11 November 2020 di lantai IV kantor Gubernur Sulbar. Acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Provinsi Sulbar 

Dr Muhammad Idris dengan tema memahami kebijakan nasional integrasi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) untuk percepatan transformasi di gital 

Pada kesempatan tersebut Idris menyampaikan apresiasi terhadap para peserta yang meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan ini dan apresiasi kepada para narasumber yang berbagi pengetahuan dalam kegiatan ini. 

Lanjut dalam sambutannya bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini sudah berada pada era revolusi industri 4,0 dimana hampir seluruh lini kehidupan telah menggunakan teknologi dan otomatis kita harus bisa beradaptasi  Terlebih lagi ketika pandemik Covid melanda  segala terasa berubah TI sebagai media interaksi online sehingga saat ini sudah menjadi   kebutuhan dasar yang utama.

Lanjut dikatakan, merespon hal tersebut Presiden RI, Jokowi Dodo telah menegaskan agar bangsa kita segera melakukan lompatan perubahan menuju negara yang cepat dan berdaya saing ditingkat global . Salah satunya dalam rangka efisiensi pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat,termasuk di sektor publik. Kita harus siap dan segera melakuan optomalisasi pemanfaatan TI dan komunikasi dengan menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik 

(SPBE) sesuai dengan amanat Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2019 yang lebih terkoordinasi dan terintegrasi. 

Sesuai dengan arahan dan perlunya langkah percepatan transformasi digital ditegaskan, Jokowi Dodo  tentang perluasan akses, peningkatan,infrastruktur digital,penyedian layanan internet,pemerintahan roadmap.transformasi digital diberbagai sektor,percepatan integrasi pusat data Nasional serta penyedian SDM talenta digital dan penyiapan regulasi skema pembiayaan dan pendanaan,ujar"Idris. 

Kedepan pemanfaan tenaga PTT dapat di akomodir dengan memberikan pelatihan sebagai peningkatan sumber daya manusia. Mengingat Sulbar masih kekurangan dalam pengembangan SDM. Jadi pemerintah dalam hal ini nantinya mampu merekrut pppk atau trnaga honor yang memiliki kualitas khususnya dalam teknologi. Sehingga  sdm para tenaga kontrak dapat kita berdayakan. Karna saat ini mau tidak mau kita harus berpacu dalam teknologi IT, ungkapnya. 

Selain itu, ada beberapa kendala yang kita hadapi, terutama pada kemampuan SDM dan keterbatasan infrastruktur digital utamanya didaerah pedalaman dan ini adalah tantangan kita kedepan di Sulawesi Barat dan kita akan perkuat 

peran tim koordinasi SPBE yang telah dibentuk untuk mengawal prosesnya. Sehingga dibutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh stakeholder baik dari pemerintah provinis, DPRD Provinsi, Instansi Vertikal dan seluruh pemerintah dan DPRD 

Kabupaten. yang dimulai dengan pemahaman khususnya berkaitan kebijakan Nasional yang mendorong integrasi SPBE. 

"saya berharap kegiatan ini menjadi sarana menyamakan persepsi untuk mengurangi ego sektoral, agar digitalisasi dapat dikerjakan lebih cepat dan bermanfaat untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan masyarakat yang 

cerdas,sehat,produktif dan mengakselerasi daerah kita di Sulbar menjadi semakin maju dan malaqbi.,Tutur"Idris.

Oleh karena itu, saya mengharapkan,agar para narasumber dapat memberikan seluruh informasi yang dibutuhkan dan menyampaikan berbagai hal yang mesti dilakukan agar transformasi digital di Sulbar dapat diwujudkan secara optimal 

dan para peserta diharapkan agar dapat menyimak dengan sungguh-sungguh. Kemudian memikirkan langkah apa saja yang seharusnya dilakukan secara kongkrit agar urusan SPBE ini dapat dikerjakan dan pesan saya ditengah 

pandemik Covid 19, tetap menerapkan protokol kesehatan yakni, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tetap jaga imun,tutup,"Idris dalam sambutannya.  

Pada kegiatan tersebut dihadiri,  Kadis Kominfo,Persandian dan Satistik Sulbar Safaruddin,Sekretaris Kominfo Mustari Mula,Kabid layanan e Goverment Ridwan Djafar dan peserta dari eselon II lingkup Provinsi Sulbar serta dilaksanakan secara daring sebanyak 500 orang dari perwakilan legislatif Provinsi, Kabupaten se Sulbar,pimpinan vertikal Provinsi Sulbar,para sekda kabupaten, kepala OPD se Sulawesi Barat dan pejabat eselon III di lingkup Provinsi 

sulawesi berat melalui virtual melalui aplikasi zoom. SPBE. Jadi saat ini kita harus mampu untuk rerbiasa dengan teknologi di gital dimana semua daerah baik pusat dan kabupaten dan Provinsi semua memakai sistem digital. Jadi jangan kita tertinggal namun kita terus belajar akan penerapan SPBE dapat kita lakukan bersama sama,ujar Safar. 

Pada kegiatan tersebut dihadiri,  Kadis Kominfo,Persandian dan Satistik Sulbar Safaruddin, Kabid layanan e Goverment Ridwan Djafar, para pemateri melalui video zoom yakni Hamzah Fansuri, Bambang Dwi Anggoro dan peserta dari eselon II lingkup Provinsi Sulbar serta dilaksanakan secara daring sebanyak 500 orang dari perwakilan legislatif Provinsi, Kabupaten se Sulbar,pimpinan vertikal Provinsi Sulbar ,para sekda kabupaten, kepala OPD se Sulawesi Barat dan pejabat eselon III di lingkup Provinsi 

sulawesi berat melalui virtual melalui aplikasi zoom.

Read 378 times
(0 votes)