23 Jul 2020

Pangdam XIV Hasanuddin: Perlu Penanganan Lebih Ekstra Tangani Covid-19

 

Kominfo Sulbar-- Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengikuti Webinar (Web Seminar) Sejajaran Kodam Hasanuddin dan Forkopimda se- Sulawesi Selatan, Sulbar dan Sultra, di Aula Makodim 1418 Mamuju, Kamis 23 Juli 2020.

Kegiatan  yang digelar secara virtual tersebut, dibuka Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumengerukka, di Balai Manunggal M. Yusuf Makassar, Sulsel.

Webinar bertemakan, optimalisasi pendisiplinan protokol kesehatan menuju masyarakat yang produkti dan aman Covid-19.

Dalam sambutannya, Pangdam  XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumengerukka, mengatakan,  pandemi Covid- 19 cenderung terus meningkat dari waktu ke waktu, sehingga perlu penanganan lebih ekstra lagi.

Disampaikan, berbagai upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19, diantaranya dengan melibatkan seluruh komponen bangsa.

"Kami mengambil langkah-langkah dengan melibatkan seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama memutus mata rantai Covid-19. Apapun kegiatan yang kita lakukan harus ada kekompakan supaya berjalan dengan baik,"tandas Andi Sumengerukka

 Andi Sumengerukka menegaskan, agar pandemi Covid-19 bisa selesai salah satu upaya yang harus dilakukan adalah mematuhi protokol kesehatan dan mengedukasi masyarakat agar patuh memakai masker.

 Sekprov Sulbar, Muhammad Idris mengatakan, dengan tetap menjaga kekompakan Sulbar berhasil mengendalikan penyebaran Covid-19 hingga saat ini.

"Saat ini pengendalian Covid-19 di Sulbar lumayan bagus, dengan jumlah kasus sampai hari ini hanya 169 kasus dan  meninggal 3 orang," sebut mantan Deputi bidang Diklat LAN RI itu.

Terkait update situasi Covid-19 di Makassar, Pakar Epidemiologi Makassar, Ansariadi, menyampaikan, peningkatan kasus Covid-19 di Makassar terjadi setelah lebaran, kemudian beberapa hari terakhir sudah mengalami penurunan.

"Kalau kita lihat dua minggu terakhir mengalami penurunan secara cepat, yang biasanya dulu kita dapat lebih 100 kasus dan sekarang antara 60-80 kasus,"ungkap Ansariadi

Untuk menekan penularan Covid-19 di Makassar, Ansariadi menyatakan,  jika memungkinkan akan melakukan tes terhadap kurang lebih 750-1000 orang perhari, yang diharapkan dalam  tiga minggu  semua yang menjadi sumber penularan di masyarakat bisa  ditemukan dan segera di isolasi, sehingga penularan akan berkurang dan kurvanya dapat melandai. (jimmi)

Read 565 times
(0 votes)