Mamuju - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya eliminasi Tuberkulosis (TBC) melalui pelaksanaan skrining kesehatan, sosialisasi edukasi TBC, serta pengenalan SQUAD TBC di SMKN 1 Rangas Mamuju pada Jumat, 28 November 2025.
Kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam memutus mata rantai penularan TBC di lingkungan sekolah sekaligus memperkuat deteksi dini di kalangan remaja.
Sebanyak 200 siswa mengikuti skrining TBC yang meliputi penilaian gejala, identifikasi faktor risiko, serta edukasi terkait tanda dan gejala TBC. Selain itu, sosialisasi TBC dilakukan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang mekanisme penularan, pentingnya pencegahan, serta urgensi pemeriksaan dini apabila mengalami gejala yang mengarah pada TBC. Edukasi ini diharapkan dapat memupuk kesadaran dan perubahan perilaku hidup sehat bagi generasi muda.
Upaya ini sejalan dengan Visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang digagas oleh Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya melalui pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter. Pelibatan generasi muda dalam agenda kesehatan publik menjadi fondasi penting untuk memperkuat kualitas SDM demi masa depan Sulawesi Barat yang lebih sehat.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengenalan SQUAD TBC SMKN 1 Rangas Mamuju, kelompok pelajar yang dibentuk untuk membantu penyebaran informasi, mengajak rekan sebaya melakukan pemeriksaan, serta mengadvokasi perilaku pencegahan TBC di lingkungan sekolah. SQUAD TBC menjadi inovasi penting dalam upaya pemberdayaan pelajar sebagai agen perubahan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, memberikan apresiasi atas antusiasme pihak sekolah dan para siswa.
“Kami menyambut baik keterlibatan aktif sekolah dalam program eliminasi TBC. Generasi muda harus diberikan pemahaman yang benar karena mereka adalah garda terdepan dalam menciptakan lingkungan sehat," kata dr. Nursyamsi.
Ia menegaskan, skrining dan pembentukan SQUAD TBC ini merupakan langkah penting dalam mendeteksi secara dini, sekaligus membangun budaya saling peduli terhadap kesehatan di lingkungan sekolah.
"Kegiatan seperti ini akan terus diperluas ke sekolah-sekolah lainnya di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Barat untuk mendukung target eliminasi TBC tahun 2030," ucapnya.
Naskah : Dinkes Sulbar
Editor : Tim Humas Pemprov Sulbar
