humassulbar

humassulbar

Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional dirangkaikan Hari Kebangkitan Nasional dan Penyerahan SK PPPK Tahap 2 lingkup Pemprov Sulbar, berlangsung di Tribun Merah Putih Kantor Gubernur Sulbar, Jumat, 20 Mei 2022. Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Akmal Malik dengan menggunakan jas tutup dan tutup kepala Passapu Pada upacara itu, Pj. Gubernur Sulbar Akmal Malik menyampaikan sambutan serentak Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johny G Plate. Dikatakan, melalui tema Ayo Bangkit Bersama merupakan seruan dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional sebagai bentuk agar seluruh rakyat Indonesia dapat Bangkit Bersama dari pandemi Covid-19 yang sudah melanda dua tahun terakhir. Di Hari Pendidikan Nasional yang dirangkaikan dengan Hari Kebangkitan Nasional ini, kita akan terus meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di Sulbar, saling berkolaborasi, saling bantu dan dukung dalam rangka bagaimana Sulbar mulai naik berkompetensi secara nasional dan nantinya ke depan kita berharap Sulbar tidak lagi berada di ranking terbawah “Dari sambutan Mendikbud mengajarkan kita untuk bangkit , dan belajar banyak dari pandemi , dan bencana gempa. Kini saatnya banyak belajar transfomasi digital karena di masa pandemi mengajarkan kita bahwa kita bisa berbuat yang negara lain tidak bisa lakukan. Ini pelajaran luar biasa, khususnya di Sulbar. Untuk itu, kita perlu menularkan nilai ini kepada anak didik dan masyarakat. Semoga momentum ini bisa menjadikan Sulbar menjadi lebih baik lagi kedepan,”kata Akmal Untuk itu, Ia mengajak terus bekerja keras bersinergi, menjaga, mempertahankan dan meningkatkan perekonomian nasional Indonesia. Dalam kegiatan itu, hadir Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Rahim, Danrem 142 Tatag , Brigjen TNI Fakar Farouk, Kajati Sulbar, Disdik Istiyanta, Danlanal Mamuju, Letkol Marinir Antonius Temmi Irawan, Sekprov Sulbar, Muhammad Idris, para Asisten, pimpinan OPD, para guru dan peserta upacara lainnya. (farid)

Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik mengundang perangkat daerah melakukan presentase rencana kerja perangkat daerah tahun 2023 . Presentase tersebut mulai berlangsung tanggal 19 Mei 2022 malam di Ruang Kenari Hotel Maleo Mamuju. Untuk setiap OPD , juga diminta memberikan penjelasan terhadap permasalahan dan kendala yang dialami . Pada hari pertama, ada tiga OPD yang mendapatkan jadwal presentase lebih awal yaitu Bappeda, BPKPD, Kepala Bappeda Sulbar, Junda Maulana menyampaikan sejumlah permasalahan yang ada pada Bappeda antara lain , belum efektifnya pengendalian dan evaluasi kebijakan perencanaan pembangunan daerah, terbatasnya kualitas dan kuantitas sumberdaya perencana, belum optimalnya koordinasi dan sinkronisasi proses perencanaan pembangunan daerah, belum optimalnya sinkronisasi perencanaan dan penganggaran, dan belum optimalnya pengelolaan dan pemanfaatan data pembangunan. Inspektur Inspektorat, Muh. Natsir menyampaikan terkait permasalahan pada sumber daya manusia, dimana masih kurangnya sertifikasi yang berkaitan dengan kompetensi bidang pengawasan, belum seimbangnya rasio antara tenaga pengawas dengan objek pemeriksaan, dan masih kurangnya bimbingan teknis maupun diklat kompetensi bagi pejabat fungsional auditor dan pejabat pengawasan penyelenggaraan urusan pemerintah daerah. Kepala BPKPD, Amujib menyampaikan sejumlah permasalahan pada keuangan antara lain, lambatnya laporan OPD dalam rangka penyusunan laporan keuangan,perubahan regulasi dan sistem informasi keuangan, belum memadainya perangkat pendukung teknologi informasi penunjang pelaksanaan pengawasan Pj. Gubernur Sulbar, Akmal Malik menyampaikan, bahwa sangat penting adanya akselerasi dan transofrmasi digital dalam melakukan perencanaan monitoring dan evaluasi sehingga tidak perlu lagi dilakukan secara manual. Untuk itulah, Ia mendorong Bappeda Sulbar untuk melakukan pengelompokkan dalam melakukan perencana sistem gerakan cepat. “Saya ingin mendorong Bappeda, dan kita semua untuk membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada, karena saya belum melihat adanya sinkronisasi, untuk itulah kita sama-sama mencarikan solusinya sehingga bisa dilakukan secara cepat,”kata Akmal. Terkait sejumlah permasalahan yang disampaikan OPD, Akmal mengataakan, setiap OPD harus melakukan langkah langkah ekstra dan percepatan dengan sistem berbasis IT. Hadir mendampingi Pj. Gubernur Sulbar dalam paparan tersebut adalah Sekprov…

Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar Akmal Malik didampingi Sekprov Sulbar Muhammad Idris memberikan pengarahan kepada segenap Pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar dan pejabat administrator, di Gedung PKK Sulbar, Kamis 19 Mei 2022 Dalam arahannya, Pj. Gubernur Sulbar Akmal Malik meminta agar program-program kedepan yang ada di tahun ini bisa diperbaiki dari dua kategori, yakni pertama, membuka aksesibilitas informasi yang seluas-luasnya sehingga para investor atau jaringan lainnya mau berkunjung ke Sulbar. Kedua, mempersiapkan data yang lebih presisi. Menurutnya, Sulbar masih sangat minim dalam hal penyebarluasan informasi ke media sosial, padahal sekarang yang namanya teknologi itu sudah menjadi kebutuhan utama, tetapi Sulbar masih tidak bisa memanfaatkan hal tersebut. " Saya ingin kita semuanya bisa fokus untuk membangun sumber daya kita yang terbatas. Saya tahu kita semua sudah bekerja sangat luar biasa dalam mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada di Sulbar,"ucap Akmal Masih berkaitan dengan penyebarluasan informasi, Akmal juga banyak membahas tentang posisi strategis Sulbar dalam pembangunan IKN (Ibu Kota Negara). Untuk itu, Ia menekankan Sulbar harus menjadikan IKN sebagai alasan dasar mengapa aksesibilitas yang seluas-luasnya itu harus dibuka, karena menurutnya IKN itu adalah sebuah berkah bagi Sulbar. "Saya ingin menggugah semangat anda untuk terus bekerja, itulah alasan pentingnya mengapa kita harus membangun sinergi dan tata kelola informasi yang baik,"tegasnya Melalui pertemuan itu, Akmal berpesan agar tidak terlalu berpacu kepada egoisme data sektoral yang masing-masing membuat dan memiliki data sendiri-sendiri. Walaupun sudah ada kebijakan satu data, tapi persentasenya tidak seperti itu, artinya Sulbar juga harus bisa membuat dan memperkuat data wilayahnya sendiri. "Buatlah perubahan-perubahan yang betul-betul menyentuh kepentingan masyarakat kita memanfaatkan sumberdaya alam yang sudah tersedia,"imbaunya Sekprov Sulbar, Muhammad Idris berpesan kepada pimpinan OPD agar apa yang menjadi keinginan Pj. Gubernur bisa terwujud, dalam hal penguatan data dan komitmen kerja bersama yang harus juga diperkokoh. l (Ayu)

Penjabat Gubernur Sulbar , Akmal Malik menerima aksi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bergerak di Tribun Merah Putih. Dalam aksi tersebut, ada 11 permasalahan yang disodorkan oleh Aliansi Mahasiswa Sulbar Bergerak Akmal dalam pertemuan tersebut menyampaikan, untuk menjawab tuntutan Alianasi Mahasiswa tersebut akan menjawab secara terbuka setelah melakukan evaluasi dengan OPD Disampaikan, berbagai permasalahan yang terjadi baik itu kesehatan, pendidikan ataupun kemiskinan itu terjadi karena data yang tidak presisi. Untuk itulah, menjawab permasalahan tersebut akan menjalankan satu program dalam menjalankan tugasnya yakni menyiapkan data presisi , dan Sulbar menjadi pilot project untuk pengembangan data presisi. " Data tersebut nantinya akan bisa diakses semua kalangan baik pemerintah maupun masyarakat," kata Akmal didepan Aliansi Mahasiswa Sulbar Bergerak Disampaikan, jika data presisi selesai, hasilnya juga akan bisa kita lihat. " Saya bersama tim akan melakukan penguatan data. Jika susah selesai, mari dikritisi secara bersama. Beri waktu pada saya enam bulan, dan saya tidak bisa bekerja sendiri , harus dilakukan secara bersama-sama ," tandas lelaki yang juga menjabat Ditjen Otda itu. Akmal dalam menjalankan program tersebut menyampaikan tidak mengganggu program Pemprov yang sudah dicanangkan, apalagi menggunakan APBD 2022 yang sudah ditetapkan "Jadi kita bekerjasama Polda Sulbar dengan melibatkan para bhabinkamtibmasnya, bahkan akan merekrut dua orang setiap desa dan akan digaji," ungkap Akmal. (rls) ----- Berikut permasalahan yang disodorkan aliansi mahasiswa Sulbar bergerak; 1. Naikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulbar 2. Tingkatkan mutu pendidikan Sulbar 3. Tuntaskan angka kemiskinan yang semakin meningkat di Sulbar 4. Tingkatkan pelayanan kesehatan di Sulbar 5. Laksanakan pengelolaan birokrasi yang profesional 6. Selesaikan penyaluran dana bantuan stimulan terhadap korban gempa bumi di Sulbar 7. Transparansi hasil penyaluran dana bantuan dari masyarakat terhadap korban gempa bumi di Sulbar 8. Perjelas tata ruang wilayah Sulbar 9. Wujudkan UU nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah di Sulbar 10. Selesaikan masalah agraria…

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kalumpang Raya menyampaikan aspirasinya kepada Pj. Gubernur Sulbar terhadap penolakan pembangunan PLTA Karama di Tribun Merah Putih, Kamis, 19 Mei 2022. Dalam aspirasinya , perwakilan mahasiswa sepakat menolak pembangunan PLTA tersebut dan meminta kepada Pj.Gubernur Sulbar, Akmal Malik mencabut izin PLTA Karama. " Jika PLTA Karama tetap dilanjutkan akan menimbulkan dampak pada beberapa kecamatan," kata salah seorang perwakilan mahasiswa Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik menyampaikan kepada perwakilan mahasiswa menerima aspirasi mereka. Akan tetapi, Akmal juga meminta untuk mempersiapkan data yang bisa dikaji bersama -sama " Saya baru tiba di Sulbar tanggal 18 kemarin dan saya harus mempelaajari dulu . Saya hadir untuk mengisi kekosongan, dan saya tidak ingin membuat kebijakan salah karena tidak didukung dengan data. Sebuah kebijakan yang baik harus dimulai dengan data. Silahkan adik -adik siapkan data , argumentasi, serta kajian yang komprehensif, dan akan dilakukan visibility studi jika itu dibutuhkan, karena kita membangun untuk mensejahterakan rakyat, bukan untuk menyengsarakan rakyat," tandasnya. Dalam menerima aspirasi tersebut, Pj.Gubernur Sulbar didampingi Kepala Kesbangpol, Herdin Ismail, Kepala Dinas Kominfopers, Mustari Mula, Kepala Bappeda Sulbar, Junda Maulana, Kepala Satpol PP, Bujeramy Hassani. (rls)

Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Akmal Malik hadir pada acara Rapat Koordinasi Bhabinkamtibmas jajaran Polda Sulawesi Barat di Mako Polda Sulbar. Kamis, 19 Mei 2022. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Veddi Iskandar Bitticaca, diikuti 322 Bhabinkantibmas se- Sulbar dari enam polres. Pj. Gubernur Sulbar, Akmal Malik menyampaikan, penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pemerintahan desa diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan pembangunan daerah dan desa, peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan daya saing daerah dan desa dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan dan kekhasan daerah dan desa dalam sistem negara kesatuan Republik Indonesia. " Dengan terwujudnya data presisi nantinya, kita akan rubah Indonesia melalui Sulawesi Barat," sebut Akmal Malik Lebih lanjut Akmal menyampaikan, tujuan tata kelola data dasar penyelenggaraan otonomi daerah berbasis data desa presisi, ialah menyediakan basis data untuk perencanaan, penganggaran, pelaksanaan pemantauan dan evaluasi kebijakan pembangunan daerah. Dengan mewujudkan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu dapat dipertanggung jawabkan , lanjutnya serta mudah diakses pemerintah dan pemerintah daerah sebagai dasar penyelenggaraan otonomi daerah. Ia pun berharap dukungan Kapolda Sulbar untuk menugaskan para bhabinkamtibmas dapat membentuk tim data presisi Selain itu disampaikan, untuk mendukung keterbukaan informasi melalui penyediaan data yang lengkap transparan dan akuntabel dan mendorong terciptanya pemerintahan yang baik dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah diperlukan sinergitas dan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah bersama pihak Kepolisian di seluruh pelosok daerah khususnya di wilayah Sulbar. " Data dasar adalah data yang menjadi pedoman penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah sampai ke tingkat desa dan data desa presisi adalah data yang memiliki akurasi dan ketetapan tinggi untuk memberikan gambaran aktual desa serta mengintegrasikan data spasial dan numerik desa yang diverifikasi dan divalidisasi oleh warga desa,"sebut Akmal. (farid)

Dalam rangka silaturahmi, Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Akmal Malik melakukan kunjungan ke Makorem 142/Tatag Mamuju, Rabu 18 Mei 2022. Bersama Sekprov Sulbar Muhammad Idris, kedatangannya disambut langsung Danrem 142/Tatag Mamuju, Brigjen TNI Farouk Fakar, di Ruang Pertemuan Danrem 142/Tatag. Pj. Gubernur Sulbar, Akmal Malik mengemukakan, pertemuan di Makorem 142/Tatag Mamuju tersebut merupakan pertemuan ke empat kalinya di Sulbar, yang mana menurut data, Sulbar merupakan daerah yang sangat rawan bencana alam. Akmal menuturkan, kehadiran TNI merupakan salah satu garda terdepan dalam menangani bencana alam sekaligus melakukan evakuasi para korban ke tempat yang lebih aman. "Sesuai fakta yang ada di lapangan, Korem 142/Tatag merupakan salah satu aparat yang terlatih yang berada di garda terdepan pada saat bencana alam yang melanda Sulbar kemarin. Untuk itu, kedepan kita akan sesering mungkin melakukan pelatihan simulasi bencana alam dari unsur pemerintahan, forkopimda dan masyarakatnya,"ucap Akmal Olehnya itu, selaku Pj Gubernur yang baru, akan segera melakukan rapat koordinasi bersama DPRD dalam rangka membahas norma-norma Perda koneksi dari semua pihak, termasuk dari kepolisian dan TNI sehingga dapat mendukung pihak ketiga dalam rangka penanganan bencana alam yang ada nantinya. Melalui kesempatan itu, Akmal menyinggung mengenai ideologi pancasila yang harus terus diterapkan di seluruh lapisan masyarakat, sehingga dapat meringankan salah satu tugas TNI dalam rangka meminimkan ancaman negara. Hal tersebut juga merupakan tugas utama dan tanggung jawab stakeholder terkait baik dari unsur pemerintah maupun tokoh masyarakat. "Salah satu software bagi bangsa, ialah menyiapkan jiwa nasionalisme dan nilai pancasila bagi seluruh lapisan masyarakat,"pungkasnya Dalam kunjungannya, Pj Gubernur Sulbar turut didampingi Kepala Dinas Kominfoperss Sulbar Mustari Mula. (farid)

Serah terima jabatan dan lepas sambut dari Gubernur Sulbar periode 2017-2022 Ali Baal Masdar kepada Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Akmal Malik, berlangsung di Balroom d'Maleo Hotel Mamuju, Rabu 18 Mei 2022. Pj. Gubernur Sulbar, Akmal Malik, dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi terhadap keberhasilan yang telah dicapai oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar periode 2017-2022, Ali Baal Masdar dan Enny Anggraeni Anwar. Disampaikan, dirinya bisa berada di Sulbar karena keberhasilan yang telah dicapai oleh pemimpin sebelumnya. "Saya berharap apa yang baik , kita lanjutkan, dan saya butuh masukan , saran dan dukungan dari semua pihak khususnya OPD dan tentunya peran Sekda. Saya hadir di sini untuk mengisi kekosongan pimpinan, dan saya akan wakafkan diri saya untuk Sulbar selama setahun ini untuk mencapai hal yang lebih baik lagi . Tidak ada capaian yang bisa dicapai sendiri -sendiri," kata Akmal Ia juga menyampaikan, untuk bagaimana membagun inovasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Menurut Akmal, bahwa capaian indikator Sulbar saat ini cukup bagus, walaupun masih ada yang kurang. Sementara itu, Ali Baal Masdar sebagai Gubernur Sulbar periode 2017-2022 dan juga sebagai warga Sulbar menyampaikan selamat datang kepada Akmal Malik sebagai Pj Gubernur Sulbar. "Selamat datang dan selamat menjalankan tugas di Sulbar. Insya Allah seluruh warga Sulbar menyambut hangat kehadiran bapak sebagai pemimpin pemerintahan, pembangunan dan pelayan kepada masyarakat untuk mewujudkan Sulbar lebih maju, sejahtera dan malaqbi,"kata Ali Baal Ali Baal yakin pelaksanaan tugas Pj Gubernur akan berjalan dengan baik dalam rangka mendorong percepatan kemajuan untuk kesejahteraan masyarakat Sulbar. "Keyakinan saya, karena sebagai pejabat penting Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), tentu sudah banyak mengetahui tentang Sulbar. Sudah memiliki gambaran masalah dan tantangannya dalam rangka mewujudkan harapan besar yakni Sulbar yang maju dan malaqbi,"ucap Ali Baal Dia juga berkeyakinan bahwa Pj Gubernur tidak akan butuh waktu lama untuk mengonsolidasikan semua stakeholder dan potensi masyarakat, yang dilandasi semangat kebersamaan…

Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Akmal Malik bersama Sekprov Sulbar, Muhammad Idris, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pimpinan dan Anggota DPRD Sulbar, Rabu 18 Mei 2022. Kedatangan Pj Gubernur Sulbar disambut oleh Wakil Ketua I DPRD Sulbar, Usman Suhuriah, Wakil Ketua II Abdul Halim dan Wakil Ketua III Abdul Rahim serta Anggota DPRD Sulbar, di Rumah Aspirasi DPRD Sulbar. Pj Gubernur Sulbar, Akmal Malik, pada kesempatan itu mengatakan, menjadi suatu kehormatan baginya bisa bersilaturahmi langsung dengan Pimpinan dan juga Anggota DPRD Sulbar lainnya. Dia menuturkan, kehadirannya di Sulbar adalah untuk mengisi kekosongan sementara, transisi penyelenggaraan pemerintah daerah di Sulbar. Dalam masa jabatannya itu, ada evaluasi pertiga bulan, jika hasil evaluasinya dinilai tidak meyakinkan, maka dirinya siap ditarik kembali. "Kita hanya akan melanjutkan hal-hal bagus yang sudah dilakukan teman-teman penyelenggara sebelumnya, kita tidak menafikan aktor-aktor penyelenggaraan pemerintahan sebelumnya, baik gubernur ataupun DPRD sudah banyak melakukan hal-hal yang baik,"kata Akmal Akmal menjelaskan alasan mengapa Ia langsung ingin bertemu dengan Pimpinan dan Anggota DPRD Sulbar. Menurutnya, hal itu sejalan dengan konteks penugasan pemerintahan, berarti rujukannya adalah pasal 1 huruf 3 UU No. 23 tahun 2014, bahwasanya penyelenggaraan pemerintahan daerah itu adalah pemerintah dan DPRD yang ditugaskan untuk melaksanakan urusan-urusan pemerintahan. "Mengapa saya langsung ingin bertemu dengan mitra strategis saya yaitu DPRD karena keberhasilan penyelenggaraan itu tergantung kepada aktor dibaliknya. Makanya saya ingin melihat mitra kita dulu yang akan menjadi penyelenggara bersama dalam urusan pemerintahan dan sekaligus untuk saling memperkenalkan diri,"tuturnya Pada momen itu Ia menekankan agar data menjadi hal utama dalam pembangunan daerah. Data menjadi poin penting dalam pertemuan tersebut. “Saya mohon dukungan, saya ingin membangun harmonisasi dengan penguatan data, sehingga dalam mengkritik kita berpedoman pada data. Kita ingin menyinkronkan data desa, data kabupaten, sehingga pembangunan bisa terbangun dengan baik. Kita ingin menjadikan Sulbar sebagai percontohan, tempat pilot project data dasar penyelenggaraan daerah dengan data…

Pj.Gubernur Sulbar didampingi Sekprov Sulbar pada hari pertama tiba di Mamuju langsung melakukan kunjungan silaturahmi ke lembaga lembaga mitra Pemerintah Provinsi Sulbar. Lembaga pertama yang dikunjungi adalah DPRD Sulbar. Usai di DPRD melanjutkan kunjungan di Polda Sulbar, kemudian ke Kejaksaan Tinggi Sulbar. Kunjungan dilakukan Rabu, 18 Mei 2022. Diterima oleh Kajati Sulbar, Disdik Istiyanta Pj.Gubernur Sulbar, Akmal Malik mengemukakan, kunjungan itu merupakan salah satu rangkaian silaturahmi sekaligus membangun koordinasi yang baik bagi seluruh unsur Forkopimda , salah satunya di Kejaksaan Sulawesi Barat. " Tentunya segala hal-hal yang baik yang telah dilakukan selama ini utamanya bagi Kejati bersama jajaran harus terus dilanjutkan ke depan hal itu merupakan salah satu poin penting untuk membangun Sulbar lebih baik ke depan, " sebut Akmal Malik Lebih lanjut disampaikan, pertemuan tersebut dalam rangka membicarakan upaya- upaya penegakan hukum agar dapat berjalan dengan baik serta membicarakan hal yang lain berupa ide-ide kreativitas. Ia juga kembali menekankan, salah satu poin penting yang perlu menjadi perhatian yang serius , yaitu dengan adanya penyiapan data di seluruh unsur stakeholder terkait. " Kalau kita punya data yang sama maka kita tidak akan kebingungan dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang berkaitan dengan pembangunan daerah, dan hal-hal yang kurang baik dapat diperbaiki ke depan tentunya dengan data yang lengkap sehingga para investor dari luar dapat lebih tertarik dikarenakan data yang telah siap," bebernya. (farid)