16 Des 2020

Audiensi Tim Teknis SPBE Sekaligus Penyerahan Lomba Desain Infografis OPD

Dinas Kominfo,persandian dan statistik Sulbar menggelar acara audiens tim teknis SPBE sekaligus pemberian hadiah lomba desain infografis dilantai II kantor gubernur Sulbar, Rabu, 16 Desember 2020, yang dihadiri Sekprov Sulbar, Muhammad Idris, Kadis Kominfopers, Safaruddin, Kabid Layanan E Government Ridwan Djafar dan kru tim teknis SPBE bidang layanan E Government. 

Pada sambutannya, Idris sangat mengapresiasi dinas kominfo yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik dalam mengembangkan SPBE termasuk dengan kekompakan yang terlihat di seluruh jajaran baik tim teknis SPBE dan tim administrator yang begitu cepat melakukan progres guna mempercepat pengembangan SPBE sesuai dengan instruksi Presiden RI. 

Lanjutnya, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan keharusan yang harus diterapkan.Memang suatu perjuangan yang tidak mudah dalam rangka mewujudkan percepatan implementasi SPBE di daerah kita. Pasalnya sistem aplikasi yang berbasis elektronik ini harus didorong oleh semua stakeholder dan harus berjalan bersama-sama guna mendukung berjalannya SPBE. Sesungguhnya apa yang saya khawatirkan selama ini sudah terjawab dengan apa yang telah dilakukan oleh dinas kominfo, jika tidak terpenuhi struktur dari segi personil dan sarana prasarana maka akan sulit bagi kita mencapainya. 

 OPD lain juga memiliki peran dalam mengembangkan SPBE . Sesuai dengan aturann yang telah diterapkan, OPD dihimbau agar  tidak membuat aplikasi baru selain yang telah ditentukan. Untuk itu, saya mengharapkan agar dinas kominfo bdapat lebih meningkatkan lagi perannya untuk membantu OPD  . Apalagi  telah didukung dengan SDM yang telah tersedia saat ini dan saya bangga dengan adanya audiens yang digelar saya dapat mengenal personil yang ada di kominfo serta dapat bersilaturahim khususnya yang membidangi layanan e Government. Kebanggaan  juga karena SDM yang kita miliki sesuai kebutuhan kita dizaman IT yang kini begitu cepat dan mereka juga berasal dari daerah kita sendiri.

 Dengan adanya SDM yang telah disediakan,maka kita di pemprov siap untuk mengembangkan SPBE di semua lini dan diharapkan adanya peningkatan di Sulbar dalam percepatan SPBE. Namun dibutuhkan sinergitas dalam melaksanakannya,termasuk OPD yang harus memberikan perhatian khusus kepada anggota tim teknis yang telah diberikan pelatihan. Teman-teman yang ada dikominfo agar bisa mengaplikasikan ilmunya dan memberikan informasi yang cepat dan jangan pelit dalam membagi ilmu  dan berharap tim ini tetap solid agar berjalan baik dari tim teknis dan  manajemen agar tercipta suasana kerja yang nyaman dan kondusif. Terkait tentang anggaran, saya pun mengerti, dimana masih tidak cukupnya kebutuhan anggaran, namun  anggaran itu juga tidak bisa masuk begitu saja, jika tidak didorong dengan usulan dan saya rasa tidak akan sulit bagi saya untuk membantu jika ada usulan melalui RAB yang dianggap dibutuhkan untuk pengembangan, baik itu SDM,sarana dan prasarana pendukung kinerja. 

Selain itu, Idris juga menyampaikan keprihatinannya terkait kurangnya partisipasi OPD yang mengikuti lomba desain infografis. Padahal ini sangat penting untuk bisa melatih bakat atau ilmu yang telah diperoleh melalui pelatihan yang telah dilaksanakan di kominfo. Sehingga akan menjadi evaluasi bagi saya untuk mengingatkan OPD agar bisa lebih memberikan perhatian terkait kelangsungan SPBE yang merupakan tuntutan peraturan Presiden yang telah tertuang dalam Perpres nomor 95 tahun 2018. "kita jangan terlambat dan jalan ditempat, jika tidak dilakukan secara serius maka akan sulit bagi kita untuk mencapai dan melaksanakan SPBE tahun depan. 

Untuk itu, saya menghimbau kepada seluruh tim teknis yang ada di kominfo dan di OPD untuk bisa serius untuk mengembangkan SPBE dan menghimbau kepada OPD agar jangan membuat aplikasi yang tidak merujuk pada aturan saat ini,"ujarnya. 

Selain itu, Safaruddin juga melaporkan tentang hasil perekrutan non pns yang telah bekerja dikominfo sejak Oktober 2020. Dari 11 orang telah direktut dari non pns, telah bekerja dan membantu kami di dinas kominfo dalam naungan bidang layanan E Government yang telah bertugas melayani OPD. Ke 11 anggota tim teknis SPBE tersebut bertugas sebagai programer,jaringan dan multimedia

"saat ini kami  tidak hanya memikirkan kominfo saja, akan tetapi kami juga berperan dalam menjalankan tugas untuk mengayomi OPD untuk mengembangkan SPBE yang telah diatur dalam peraturan Perpers. Namun kami juga meminta agar OPD bisa bersinergi dalam mengembangkan SPBE di Sulawesi Barat. Jika tidak berjalan seimbang maka akan sia-sia apa yang kita lakukan selama ini. Apalagi kami telah mendapat dukungan dan masukan dari para pimpinan, termasuk asisten II yang telah memberikan masukan sebagai leading sektor di dinas Kominfo,ujar,Safar.

 Lanjut Safar, Tim teknis yang telah terbentuk tidak luput dari dukungan Sekda yang telah membolehkan dinas kominfo untuk menerima jalur penerimaan non PNS, dimana mereka yang diterima adalah yang memiliki pengalaman dan disiplin ilmu yang kami butuhkan. "sekali terima kasih atas bantuan dan dukungan sekda sebagai ketua tim kordinator SPBE dan semuanya telah merujuk sesuai aturan yang diterapkan oleh Presiden Jokowi Dodo. 

Selain itu, Dinas kominfo telah melaksanakan beberapa pelatihan tim teknis terkait tentang pelatihan programmer,pelatihan jaringan dan pelatihan multimedia. Pelatihan ini guna bertujuan untuk melatih pada staf OPD yang nantinya dapat membantu mengembangkan aplikasi baik website maupun terkait jaringan dan pengembangan SPBE. Untuk dapat mengukur kemampuan tim teknis OPD , kami melaksanakan lomba desain infografis, dengan tujuan  melatih dan memotivasi mereka yang telah diberikan selama pelatihan. Hanya saja, dari 41 OPD hanya 8 saja yang mengikuti lomba ini, hanya 8 OPD yang mengikuti dan dari 8 OPD yang mengirimkan hasil desainnya terpilih 3 pemenang yang dianggap masuk kategori penilian.  

Safar megatakan,   Ketiga pemenang lomba desain  antara lain, juara 1 dari RSUD Sulbar,juara 2 dari dinas perkebunan dan juara 3 dari dinas pendidikan dan kebudayaan Sulbar. Ketiga pemenang tersebut masing-masing mendapatkan hadiah berupa uang sebesar 1 juta untuk juara pertama, juara kedua 750 ribu dan juara ke 3 mendapatkan uang sebesar 500 ribu rupiah dan Hadiah diserahkan langsung oleh sekda.  Masih kata Safar, kami mengharapkan bahwa bagi peserta yang telah menang, bisa mengaplikasikan ilmunya untuk membantu pimpinan OPD ditempat mereka bekerja dan bagi OPD lain yang telah melaksanakan pelatihan juga bisa menggunakan ilmunya untuk membantu  di OPDnya. 

 

Ù

 

 

 

 

 

 

 

  

 

 

 

Read 587 times Last modified on Rabu, 16 Desember 2020 21:45
(0 votes)