Jakarta - Provinsi Sulawesi Barat meraih penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Berkinerja Terbaik 2025 untuk kawasan Sulawesi. Penghargaan tersebut diberikan dalam agenda nasional pengendalian inflasi yang menilai efektivitas langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok.
Plt. Kepala Bapperida Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim TPID Sulbar atas kerja sama, kolaborasi, dan konsistensi dalam melaksanakan program-program pengendalian inflasi. Selain program reguler, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat juga memberikan sejumlah stimulus ekonomi lokal untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Pemprov Sulbar mendorong berbagai program strategis, mulai dari pemberian beasiswa kepada masyarakat, pelaksanaan padat karya, hingga penyelenggaraan Gerakan Pasar Murah untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok, terutama bagi masyarakat ekonomi lemah,” ujar Darwis, Sabtu malmam, 29 November 2025.
Capaian ini menempatkan Sulawesi Barat sebagai provinsi yang terbukti mampu menjaga ketahanan ekonomi di tengah berbagai tantangan nasional. Darwis menegaskan bahwa pihaknya siap melanjutkan kolaborasi erat bersama seluruh perangkat daerah dan Bank Indonesia untuk mempertahankan kinerja positif tersebut.
“Bapperida adalah mitra strategis BI. Kami akan terus mendukung penguatan koordinasi TPID dan efektivitas kebijakan pengendalian inflasi di masa mendatang,” tegasnya.
Penghargaan ini juga sejalan dengan pelaksanaan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Tahun 2025 yang digelar beriringan dengan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di Ballroom Hotel Maleo Mamuju. Agenda tersebut mengangkat tema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan.”
Beberapa fokus P2DD antara lain: perluasan kanal layanan digital, peningkatan jaringan dan layanan sinyal, penguatan layanan digital BPD, pemberian insentif digital bagi masyarakat, kolaborasi dengan platform teknologi, dan penguatan basis data perpajakan.
Agenda ini sejalan dengan Misi Panca Daya Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakilnya Salim S Mengga khususnya misi kelima terkait perluasan penggunaan teknologi dalam pengelolaan pemerintahan.
Darwis juga mengungkapkan harapan bahwa penghargaan TPID tahun ini kembali diikuti dengan pemberian insentif fiskal dari pemerintah pusat, sebagaimana telah diberikan pada tahun-tahun sebelumnya.
“Insentif fiskal sangat dinantikan karena menjadi wujud dukungan nyata pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mendorong digitalisasi di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas,” tutup Darwis.