Print this page
02 Nov 2021

Sinkronisasi Program, Gubernur Sulbar Rapat Bersama Pemkab Pasangkayu

 

Rapat Sinkronisasi dan Harmonisasi Program Pembangunan dan Pemerintahan Pemprov Sulbar dan Pemkab Pasangkayu di Kantor Bupati Pasangkayu, Selasa, 2 November 2021.  

 Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengemukakan, tantangan pembangunan saat ini cukup besar, yang mana pemerintah daerah diperhadapkan pada berbagai permasalahan, diantaranya menyangkut masalah kemiskinan, pengangguran, angka stunting yang masih tinggi, infrastruktur yang belum optimal dan berbagai permasalahan lainnya yang membutuhkan dukungan dan kerjasama dari semua pihak.

"Pertemuan hari ini sangat strategis untuk merumuskan berbagai kebijakan dan program pembangunan yang dapat kita sinergikan bersama,"kata Ali Baal 

Disampaikan, capaian pembangunan sudah mulai mengalami peningkatan diantaranya telah membaiknya pertumbuhan ekonomi pada Tahun 2021 yang tumbuh sebesar 5,4 persen. Hal itu menandakan bahwa pemerintah telah berupaya dengan baik dalam melakukan pemulihan ekonomi akibat dampak dari Covid-19, yang dilakukan melalui intervensi sektor kesehatan, ekonomi dan bantuan sosial, serta program vaksinasi yang berjalan lancar di seluruh kabupaten.

"Angka kemiskinan juga dapat kita turunkan menjadi 11,29 persen, demikian halnya dengan tingkat pengangguran juga mengalami penurunan menjadi 3,28 persen. Hal tersebut merupakan sebuah pencapaian yang cukup baik di tengah tantangan pandemi Covid-19,"pungkas pria yang akrab disapa ABM itu 

Ia menambahkan, pertemuan tersebut merupakan salah satu bentuk pelaksanaan peran gubernur sebagai wakil pemerintah pusat yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa menyampaikan, terdapat beberapa program penanganan dampak ekonomi yang sementara berjalan di Pasangkayu, yaitu pemberdayaan UMKM melalui pemberdayaan kelembagaan potensi dan pengembangan usaha mikro, pengembangan usaha mikro dengan orientasi peningkatan skala usaha menjadi skala kecil, pengawasan pengemasan distribusi dan kelebihan produk berbahaya terhadap pengguna akhir barang.

Selanjutnya, optimalisasi dan subsidi pertanian, perikanan dan perkebunan melalui pembangunan dan rehabilitasi serta pemeliharaan jalan usaha tani, pendampingan penggunaan sarana pendukung pertanian rehabilitasi dan pemeliharaan pintu air, penyediaan sarana pembudidayaan ikan serta pendampingan penanggulangan penyakit dan peningkatan kualitas hewan dan tanaman.

"Selain beberapa program yang kami sampaikan, penanganan perlindungan jaminan serta bantuan sosial tetap juga kami prioritaskan,"ujarnya

Rapat dipimpin Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar dan dihadiri Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa, Wakil Bupati Pasangkayu, Herny Agus dan Sekprov Sulbar, Muhammad Idris.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, para Staf Ahli Gubernur Sulbar, para Asisten, Tenaga Ahli Gubernur Sulbar, jajaran OPD lingkup Pemprov Sulbar dan Pemkab Pasangkayu. (farid)

 

 

 

Read 280 times
(0 votes)