Print this page
19 Agu 2020

Dengan Semangat Gotong Royong, Bangkitkan Kembali Pariwisata Sulbar

 

Kominfo Sulbar -- Sebagai momentum untuk membangkitkan kembali kepariwisataan di Sulbar, Pemprov Sulbar melalui Dinas Pariwisata melaksanakan Seminar dan Webinar pengembangan wisata seni dan budaya dengan tema masa depan Lipa' Sa'be, Tenun Ikat Sekomandi, dan Sambu Mamasa di Hotel Grand Maleo, Rabu 19 Agustus 2020

"Seminar dan webinar ini menjadi momentum bagi para stakeholder pariwisata (pemerintah, industri pariwisata dan masyarakat) untuk bangkit kembali membangun kepariwisataan di Sulawesi Barat, dia itu dengan mendorong para pelaku usaha dan masyarakat untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru seperti menerapkan protokol protokol kesehatan dan CHS (clean, healthy and safety) di tengah masa pandemi ini,"kata Idris

Ia juga mengatakan, di tengah pandemi dan penerapan protokol kesehatan di era new normal seperti sekarang memang tidak mudah untuk merubah tatanan sektor pariwisata Sulbar saat ini.

"Memang tidak mudah untuk merubah tatanan sektor pariwisata Sulbar saat ini namun kita tidak boleh menyerah melalui semangat gotong royong kita jaga Wonderful Indonesia dan Wonderful Sulawesi Barat, serta menerapkan kebijakan kepariwisataan lain melalui produk update sehingga diharapkan brand awareness pariwisata Sulawesi Barat khususnya dan Indonesia umumnya tetap terjaga,"ucapnya

Masih kata Idris, Sulbar ini merupakan daerah baru yang membutuhkan inisiatif inovasi yang jangan langsung berharap besar, kita memulai dengan dengan hal kecil termasuk apa yang saya anggap sangat baik hari ini dimana hal ini sudah memasuki subtansi, yaitu mendiskusikan masa depan Lipa' Sa'be, Tenun Ikat Sekomandi, dan Sambu Mamasa, kalau kita tidak masuk kedalam subtansi itu siapa lagi yang akan menyelamatkan, kebudayaan tau pariwisata bisa hidup dari rangkaian nilai-nilai tambah.

Perlu adanya perumusan yang melibatkan pihak lain untuk menggagas bagaimana sektor lain  didalam industri kecil ini, jika kita tidak besarkan bersama maka akan sulit untuk berkembang,"pungkasnya

Kegiatan tersebut, diikuti secara langsung oleh 30 (tiga puluh) peserta dan 15 (lima belas) peserta mengikuti secara virtual melalui aplikasi zoom. (deni)

Read 617 times
(0 votes)