Print this page
11 Okt 2019

Pemasangan Alat untuk Kegiatan Internet Desa Marasa

Kegiatan layanan internet gratis program Desa MARASA (mandiri, cerdas dan Sehat) kini tinggal selangkah lagi.  Dalam waktu dekat, tim dari Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Kominfopers) Sulbar akan turun melakukan pemasangan alat. 

Pemasangan alat memang masih menunggu penyelesaian pemasangan kabel optik.  Namun karena progres pemasangan kabel optik kini sudah pada tahap finalisasi, Diskominfopers Sulbar menjadwalkan pemasangan alat paling lambat bulan oktober ini. 

Kepala Bidang Layanan E-Government Muh.  Ridwan Djafar mengatakan,  tahap pertama yang sudah dilaksanakan dalam rangka kegiatan layanan internet desa  adalah memastikan akses penyediaan layanan internet di lokasi. Perencanaan awalnya, untuk penyediaan akses internet ini Diskominpers Sulbar akan bekerjasama dengan pihak telkomsel.  

Dari 70 desa yang yang ditetapkan sebagai Desa Marasa melalui surat keputusan gubernur.  Sesuai dengan alokasi anggaran yang tersedia,  desa yang  dapat diintervensi layanan internet gratis pada tahun ini, hanya 32 desa. Terdiri dari 8 desa  di Kabupaten Polman dan masing masing 5 Desa di Kabupaten Mamuju Majene, Mateng serta 4 Desa Kabupaten Pasangkayu. 

Setelah tim Kominfopers Sulbar turun melakukan survei di awal triwulan II lalu, ternyata banyak lokasi atau desa yang belum dijangkau telkomsel.  

Selain itu,  beberapa desa yang terjangkau telkomsel kualitasnya signalnya masih rendah. " Ada yang masih 2G, tri G padahal untuk berfungsi efektif layanan signal harus  four G. Sehingga kalau kita menggunakan telkomsel hasilnya tidak akan maksimal" terang Muh Ridwan.

Dengan pertimbangan bahwa yang diharapkan adalah layanan internet gratis di desa dapat berfungsi maksimal. Diskominfopers akhirnya memutuskan menggandeng pihak ICON + sebagai pihak penyedia alias vendor. Pihak ICON+ akan memfasilitasi layanan internet via kabel optik. 

Seperti yang saat ini digunakan pada layanan internet OPD di kompleks kantor gubernur sulbar. 

Hanya saja, dibutuhkan waktu yang tidak singkat untuk melakukan pemasangan kabel. Hal itu karena kabel optik yang telah dipasang pihak ICON+ baru sebatas di jalur jalan poros provinsi.  Sehingga 

anak perusahaan PLN ini harus melakukan pemasangan kabel dari jalur poros ke titik lokasi. 

"Memang butuh waktu sebab lokasi kebanyakan adalah daerah terpencil,  wilayahnya pegunungan dan akses mencapai lokasi terbilang tidak mudah. Konfirmasi terakhir teman teman dengan pihak ICON plus, pemasangan kabel sudah tahap finalisasi. 

Jadi kami agendakan paling lambat minggu keempat bulan ini kami sudah turun untuk pemasangan alat. Jadwal ini juga sudah sesuai dengan kesepakatan kami dengan pihak ICON + beberapa bulan lalu. Memang agak terlambat tapi itu karena kami lebih mengejar kualitas," terang Muh Ridwan. 

Untuk alat berupa antena dan pelempar signal, akan ditempatkan di Kantor Desa.  Tetapi yang dapat menikmati layanan internet gratis ini bukan hanya aparat desa atau hanya menjangkau seputaran kantor desa. Alat yang akan dipasang nantinya, juga dapat menjangkau kawasan permukiman sebab bisa melayani pengguna hingga radius 500 meter.

Selanjutnya, alat tersebut akan dihibahkan ke pemerintah desa. Kedepannya, jika suatu saat  pemprov tidak sanggup lagi membatu pembayaran  bulanannya, maka diharapkan pemerintah desa dapat kreatif seperti dengan mengembangkan layanan ini ddngan Bumdes atau bisa pula memakai dana desa untuk penganggaran biaya pembayaran bulannya. "Yang terpenting adalah sarananya yang harus siap. 

Pasalnya ini yang berat. Ini yang menjadi dasar pemprov untuk bertanggungjawab soal sarananya, tentu tidak lain untuk mendukung pencapaian tujuan program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur dalam hal ini Program Marasa" tutup Muh Ridwan. 

Ditempat terpisah, pihak ICON + perwakilan Sulbat,  Rahmat saat di konfirmasi melalui Watshap memberikan informasi bahwa saat ini report status penarikan kabel telah mencapai 80 persen. Setelah penarikan kabel, dilanjutkan dengan pemasangan perangkat. Diutamakan di 32 desa yang menjadi lokasi internet gratis tahun ini. " Insya allah tanggal 13 bulan ini sudah star pemasangan perangkat" sebut Rahmat.

 Daftar Lokasi/Desa yang Mendapatkan Layanan Internet Gratis Tahun 2019

Read 1222 times Last modified on Jumat, 11 Oktober 2019 21:52
(0 votes)