Mamuju – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat 28 November 2025, menerima informasi resmi dari BMKG terkait Prakiraan Cuaca Wilayah Sulbar tingkat kecamatan hingga kelurahan/desa, termasuk Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak serta Daerah Rawan Longsor untuk Sabtu, 29 November 2025.
Masyarakat dapat mengakses detail prakiraan tersebut melalui tautan resmi BMKG: https://cuaca.bmkg.go.id
Selain itu, informasi juga tersedia melalui:
Aplikasi InfoBMKG di Appstore dan Playstore
Instagram: @bmkg.sulbar
Facebook: BMKG Mamuju Sulbar
Laman Resmi BMKG Stamet Tampapadang: https://stamet-tampapadang.bmkg.go.id
Dengan adanya pembaruan ini, Pusdalops BPBD Sulbar mengimbau seluruh masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca, terutama bagi wilayah yang memiliki potensi hujan sedang hingga lebat, angin kencang, maupun risiko gerakan tanah/longsor.
Plt. Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan bahwa informasi cuaca berbasis dampak dari BMKG sangat penting dalam mendukung upaya mitigasi bencana di tingkat daerah.
“Kami terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memastikan informasi cuaca dapat diterima dengan cepat oleh masyarakat dan pemerintah daerah hingga level kecamatan dan desa. Data prakiraan ini menjadi dasar bagi kami dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta langkah-langkah pencegahan risiko bencana, khususnya longsor dan banjir,” ujarnya.
Sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintah daerah dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem.
"Gubernur menginstruksikan agar BPBD dan pemerintah kabupaten/kota memastikan sistem peringatan dini berjalan efektif, termasuk menyampaikan informasi cuaca kepada masyarakat secara cepat dan tepat,” tambah Yasir Fattah.
Naskah : BPBD Sulbar
Editor : Tim Humas Pemprov Sulbar