Mamuju— Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Barat menerima pembaruan Prakiraan Cuaca Harian dari BMKG untuk wilayah Sulawesi Barat pada Sabtu, 29 November 2025. Informasi prakiraan ini menjadi dasar kesiapsiagaan BPBD dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi di seluruh kabupaten.
Prakiraan cuaca tersebut adalah sebagai berikut:
Kondisi Cuaca Wilayah Sulawesi Barat
Pagi Hari
Umumnya berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang di wilayah Sulawesi Barat.
Namun sejumlah wilayah diprakirakan Berawan, meliputi:
Kab. Polewali Mandar: Binuang, Polewali, Wonomulyo, Mapilli, Campalagian, Luyo, Balanipa, Tinambung, Limboro, Allu
Kab. Majene: Banggae Timur, Banggae, Pamboang, Sendana, Tammerodo Sendana, Tubo Sendana
Kab. Mamuju: Tapalang Barat, Simboro, Mamuju
Kab. Mamuju Tengah: Pangale, Budong-Budong
Kab. Pasangkayu: Sarudu, Lariang
Siang dan Sore Hari
Umumnya berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang, kecuali wilayah berikut yang diprakirakan Berawan:
Kab. Majene: Malunda
Kab. Mamuju: Tapalang, Tapalang Barat, Simboro, Mamuju
Malam Hari
Kondisi Cerah Berawan – Berawan, dengan potensi Hujan Ringan di:
Kab. Polewali Mandar: Binuang, Anreapi
Sebagian besar Kab. Mamasa
Kab. Mamuju: Bonehau, Kalumpang, Tommo
Kab. Mamuju Tengah: Tobadak, Topoyo, Karossa
Kab. Pasangkayu: Dapurang
Dini Hari
Umumnya berpotensi Hujan Ringan, kecuali:
Kab. Polewali Mandar (Binuang, Polewali, Anreapi, Matakali, Wonomulyo, Tapango) berpotensi Hujan Sedang
Wilayah yang diprakirakan Berawan:
Kab. Polewali Mandar: Limboro, Allu, Tutar
Kab. Majene: Banggae
Kab. Mamuju Tengah: Budong-Budong
Kab. Pasangkayu: Sarudu, Lariang, Tikke Raya, Pedongga, Pasangkayu, Bambalamotu, Bambaira, Sarjo
Parameter Meteorologi
Suhu Udara: 16 – 32°C
Kelembapan: 65 – 90%
Angin: Arah Selatan – Timur Laut, 2 – 20 km/jam
Peringatan Dini
Waspada potensi gelombang sedang (1.25 – 2.5 meter) di wilayah perairan Sulawesi Barat.
Masyarakat pesisir, nelayan, dan pengguna transportasi laut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
Plt. Kalaksa BPBD Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan bahwa pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem.
“Kami telah menginstruksikan tim posko yang berjaga ini hari, untuk siaga memonitor kondisi cuaca dan terus perbarui dan sebarluaskan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, langkah-langkah kesiapsiagaan ini sejalan dengan instruksi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang meminta seluruh jajaran pemerintah daerah meningkatkan antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi memasuki puncak musim hujan.
Naskah : BPBD Sulbar
Editor : Tim Humas Pemprov Sulbar
