Mamuju - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemantauan rutin terhadap informasi cuaca yang dirilis oleh BMKG.
Pemantauan pada Jumat malam (28 November 2025) Pukul 21.45 WITA dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi di wilayah Sulbar.
Pusdalops BPBD Sulbar secara aktif mengikuti setiap pembaruan prakiraan cuaca, peringatan dini, dan potensi cuaca ekstrem dari BMKG untuk memastikan informasi yang akurat, cepat, dan dapat ditindaklanjuti oleh tim di lapangan maupun masyarakat.
Plt. Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan bahwa konsistensi pemantauan informasi cuaca merupakan elemen penting dalam kesiapsiagaan daerah.
"Langkah ini juga merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim hujan, BPBD memastikan informasi cuaca dari BMKG dilakukan setiap saat, meningkatkan kewaspadaan, serta menyampaikan informasi secara cepat kepada masyarakat untuk mengantisipasi potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang," kata Yasir Fattah.
Naskah : BPBD Sulbar
Editor : Tim Humas Pemprov Sulbar