02 Nov 2021

Andi Ruskati : Peran PKK Diharapkan Motivasi Ibu-Ibu di Desa Manfaatkan Keberadaan Perpustakaan

 

Kominfo Sulbar -- Transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan program prioritas nasional. Program ini juga adalah sebuah inovasi untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar masyarakat yang berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Sulbar, Ny.Andi Ruskati Ali Baal pada acara Sosialisasi Pengembangan Literasi Berbasis Inklusi Sosial yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah dan bekerjasama dengan TP PKK Sulbar di Hotel Pantai Indah Mamuju, Rabu , 3 November 2021.

Ruskati juga menyampaikan, peran ibu-ibu PKK sangat diharapkan untuk senantiasa mendorong, memotivasi masyarakat, utamanya pada kalangan ibu-ibu di desa, agar memanfaatkan keberadaan perpustakaan, yang ada di daerah masing-masing, sebagai sumber pengetahuan, menambah wawasan, serta keterampilan yang bermanfaat.

"Melalui program ini paradigma perpustakaan dirubah jika semula masyarakat beranggapan bahwa perpustakaan tidak lebih adalah gudang buku kini fungsinya sudah bertransformasi, salah satunya sebagai sarana meningkatkan kemampuan. Upaya ini dilakukan dengan memaksimalkan potensi-potensi yang telah dimiliki disuatu wilayah dibantu informasi yang disediakan di perpustakaan," ujar Ruskati

Anggota DPR RI komisi IX itu juga menambahkan, perpustakaan memiliki peran untuk menggandeng pihak-pihak yang memiliki potensi. Salah satu bentuk nyata dari implementasi transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yakni perpustakaan memfasilitasi berbagai kegiatan kemasyarakatan seperti pelatihan-pelatihan keterampilan/vokasi utamanya keterampilan yang melibatkan kalangan perempuan atau Ibu-Ibu yang dapat menjadi keahlian, yang dijadikan sumber hidup yang menyokong ekonomi keluarga.

"Program perpustakaan ini sangat sejalan dengan apa yang telah dilakukan Pemprov Sulbar sebagai komitmen gubernur di masa pemerintahannya. Program marasa yang telah diluncurkan oleh Pemprov Sulbar telah memberikan bantuan kepada perpustakaan desa dalam bentuk bantuan buku, sesuai kondisi geografis wilayah desa tersebut," tutur Ruskati

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Darmawati mengatakan , sosialisasi tersebut merupakan salah satu upaya agar pemahaman tentang literasi bisa dipahami secara benar, oleh karenanya perlu diperkenalkan ke berbagai lapisan masyarakat.

"Literasi mempunyai peranan penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan perpustakaanlah yang mempunyai peranan penting. Oleh sebab itu disemua level pemerintahan kita mempunyai kewajiban agar terus mendorong peningkatan kemampuan literasi masyarakat, yang nantinya akan berpengaruh pada tingkat kesejahteraan masing-masing, termasuk di Sulawesi Barat, "jelas Darmawati .(Ayu)

 

Read 260 times Last modified on Selasa, 02 November 2021 15:34
(0 votes)