Print this page
26 Sep 2021

Sekprov Sulbar : Rancang Sebuah Perencanaan Sesuai Kebutuhan APBD

 

   Dinas Kominfopers Provinsi Sulbar menggelar Forum Reviu dan Evaluasi Penyelenggaraan Urusan Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik Pemprov Sulbar 2021 dan 2022 di sebuah villa di Pasada, Desa Botteng Utara, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sabtu 25 September 2021. Kegiatan dihadiri Sekprov Sulbar, Muhammad Idris, didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sulbar, Junda Maulana dan Kepala Dinas Kominfopers, Safaruddin Sanusi. 

 Dalam forum itu, seluruh kepala bidang pada Dinas Kominforpers Sulbar mempresentasikan mengenai kinerja di bidang masing-masing. Yakni, Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Bidang TIK Persandian dan Statistik, Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi serta Bidang layanan E-Goverment. Para Kepala Bidang mempersentasikan terkait evaluasi 2021 dan rencana kerja tahun 2022. 

  Usai mendengar persentasi seluruh kepala bidang dan sekretaris, Sekprov Sulbar Muhammad Idris menegaskan betapa pentingnya budaya kerja bersama. Ia juga menyampaikan beberapa hal penting yang harus diperhatikan, yakni tantangan kerja seperti substansi government office, ekosistem baru, visi-misi tentang keterbukaan informasi kepada publik, pengelolaan data, Infrastruktur, percepatan dan pembangunan SPBE serta penyediaan sumber daya manusia yang berkualitas.

"Poinnya, bahwa kawan-kawan harus merancang sebuah perencanaan yang ada dibidang masing-masing sesuai dengan kebutuhan APBD, kemudian merancang juga suatu perencanaan yang akhirnya bias kita diskusikan dengan pihak lain,"pesan Idris

  Kepala Dinas Kominfopers Sulbar, Safaruddin Sanusi mengungkapkan, terdapat dua program kinerja penting yang menjadi perhatian, yaitu Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik(SPBE) dan Satu Data Indonesia (SDI). Dua poin ini juga menjadi perhatian utama pemerintah pusat.“ Yang lain, yang sementara berjalan adalah evaluasi keterbukaan informasi public yang diselenggarakan kementerian Kominfo, dan juga persiapan tanggal 29 September nanti, ada penerimaan penghargaan perumusan meta data dari pusat, ini yang pertama kalinya akan diterima Dinas Kominfo atau Pemprov Sulbar.

  Dari semua reviu dan evaluasi kinerja Diskominfopers yang disampaikan para kabid di forum, Safaruddin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerjasama tim di Dinas Kominfopers dan berharap kedepannya bias meningkatkan kualitas kinerja yang lebih lagi, serta dapat memperbaiki dan mengevaluasi beberapa kelemahan yang masih ada.

  Pasada: "Bogor"nya Sulbar 

  Keindahan alam Sulawesi Barat tidak kalah dengan provinsi lain. Yang beda, hanyalah soal pemanfaatan, pengembangan dan pengelolaannya.Satu contoh, "Pasada". Dari segi potensi, pengembangan wisata di wilayah yang terletak di Botteng, Kecamatan Simboro Mamuju ini cukup menjanjikan. Jika sudah terkelola maksimal, warga yang ingin berekreasi atau pun melakukan kegiatan out door, tempat ini dijamin akan sangat menyenangkan. 

 

Seperti halnya Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Prov Sulbar. Kegiatan Forum Reviu dan Evaluasi Penyelenggaraan Urusan Komunikasi Persandian dan Statistik Sulbar tahun 2021 dan 2022, Sabtu 25 September 2021 di gelar di Villa yang terletak di Pasada. "Dekat dari Ibukota Sulbar. Saya menjadi teringat Bogor. Yang menjadi tempat primadona Warga Jakarta yang ingin berakhir pekan" kata Safaruddin, Kepala Dinas Kominfo Sulbar.

  Pasada berjarak sekitar 10 km dari Kota Mamuju. Tak membutuhkan biaya transportasi besar untuk kesana. "Pemandangannya sangat luar biasa. Ada pemandangan pegunungan dan juga laut. Memang belum maksimal, villanya harus ditambah. Jika kawasan ini di tata dan villa juga bertambah. Ini akan menjadi magnet bagi warga yang ingin melepaskan kejenuhan beraktivitas" urai Safar

      Hal yang juga masih butuh perhatian adalah jalan. Jarak kawasan dari Jalan Poros Mamuju-Majene tidak jauh, sekitar 500 m. Saat ini, kendaraan roda dua maupun empat sudah dapat mencapai lokasi. 250 meter dari jalan poros sudah di beton. Selebihnya masih jalan tanah yang dapat menjadi penghalang menuju lokasi jika turun hujan. Jalan yang licin tentu akan menjadi hambatan tersendiri bagi calon pengunjung. 

  "Kami sengaja melakukan kegiatan di sini (pasada;red). Ya, Sekali kali kita gelar kegiatan out door lah. Ini pertama kali kami buat kegiatan di Pasada. Bebas dari ancaman penyebaran covid dan ternyata suasananya menyenangkan. Sekalian refreshing," sebut Safaruddin yang juga Ketua Asosiasi Kepala Dinas Kominfo Region Sulawesi.

   "Saya memberikan apresiasi terhadap Dinas Kominfo karena membangun suatu kebiasaan baru untuk kita keluar mengevaluasi apa yang seharusnya kita kerjakan lebihcepat tahunini, dan untuk tahun depannya apa yang harus kita review dari rencana. Hal seperti ini juga termasuk penting dilakukan, karena kalau di dalam kantor terus, kebosanan itu akan berpengaruh sekali terhadap kinerja," ujar Muh Idris mengomentari kegiatan Forum reviu dan evalluasi yang tidak diselenggarakan di kantor. (Ayu)

 

Read 217 times
(0 votes)