26 Sep 2021

Lahirkan Wartawan Berkompeten, Puluhan Wartawan Sulbar Ikuti UKW

 

Untuk mewujudkan insan pers berintegritas tinggi dan memilik kecerdasan intelektual yang memadai, serta pengalaman yang cukup dan ditopang oleh jaringan yang luas di semua lapisan masyarakat,  puluhan wartawan Sulawesi Barat mengikuti Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) di Ballroom Hotel d' Maleo Mamuju Sabtu, 25 September 2021.

UKW PWI Sulbar Angkatan III dibuka oleh Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengatakan,  keandalan seorang pewarta,  dengan melalui uji kompetensi secara objektif. Untuk itu, menurutnya kegiatan yang dilaksanakan oleh PWI tersebut merupakan langkah maju dan konkrit untuk melahirkan wartawan yang berwawasan, serta memiliki kompetensi sesuai kehendak Undang-Undang Pers.

Ali Baal menuturkan, penyajian informasi saat ini sering disuguhi berita-berita yang bernada provokatif terutama melalui media online, yang mana masyarakat terkadang  dibuat bimbang dalam  menentukan  berita itu benar, akurat serta dapat dipertanggungjawabkan atau hanya hoax, yang  biasanya berita seperti itu ditulis oleh jurnalis yang baru memasuki dunia jurnalistik.

"Kita berharap bahwa kehadiran media di tengah-tengah masyarakat disamping dapat menyajikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan, juga sekaligus dapat mendorong masyarakat memiliki nalar dan kecerdasan membanding untuk memilah mana informasi yang benar dan mana informasi yang bersifat provokasi," ujar pria yang akrab disapa ABM itu

Wakil Ketua Dewan Pers,  Hendry Ch Bangun menyampaikan,  kegiatan kali ini dinilai mendapat suatu peningkatan. Untuk itu, selaku Dewan Pers Ia akan terus  berusaha agar kegiatan tersebut bisa dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas dan meningkatkan karya jurnalistik, sehingga SDM wartawan lebih meningkat.

"Kita menyadari bersama bahwa peran Pers akan semakin besar terutama dalam pemberian informasi dan edukasi kepada masyarakat,  terutama yang berkaitan dengan perkembangan pandemi Covid-19. Kalau pemerintah saja yang bekerja, itu tidak cukup,  untuk itu Pers memiliki peran  ikut membantu sehingga tercipta solidaritas protokol kesehatan praktis dapat mencapai target,"pungkasnya. (farid) 



Read 204 times
(0 votes)