06 Jul 2021

Gubernur Sulbar : Kita Harap Kehadiran BAZNAS dan LAZ Benar-Benar Amanah

 

Cinta zakat merupakan gerakan ajakan berzakat secara nasional yang diprakarsai oleh Presiden RI, bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan zakat secara konsumtif dan produktif. 

Hal tersebut dikemukakan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, pada acara Pembukaan Rapat Koordinasi Daerah Badan Amil Zakat Nasional ( Rakorda BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Sulbar di Hotel Grand Mutiara Mamuju, Senin, 5 Juli 2021. 

"Harapan kita semua, kehadiran Badan Amil Zakat Nasional dan Lembaga Amil Zakat benar- benar amanah dan mampu menjawab persoalan-persoalan kemanusiaan, yaitu masalah ekonomi yang sangat fundamental dalam membangun masyarakat yang sejahtera dan Malabiq, "kata Ali Baal

Masih kata Ali Baal, zakat merupakan kewajiban ibadah ummat Islam untuk menyucikan diri dan harta dari hak-hak orang lain, terutama hak-hak para mustahik atau mereka yang berhak menerima zakat, termasuk di dalam penanganan dampak pandemi covid-19 dan peristiwa bencana lainnya. 

Ali Baal berharap, melalui Rakorda tersebut dapat tercipta semangat Gerakan Cinta Zakat untuk lebih mengoptimalkan penerimaan zakat di Sulbar, mengingat masih sangat besarnya kesenjangan antara potensi zakat di Sulbar dengan realisasi capaian penerimaan zakat.  

"Malam ini kita melakukan rapat koordinasi yang bertujuan agar BAZNAS dapat semakin maju. Selain itu seluruh stakeholder terkait juga hadir malam ini dan sepakat membuat suatu Tim untuk mengkaji kegiatan zakat dalam waktu dekat, sehingga dapat segera terlaksana pada ASN lingkup Pemprov Sulbar berbasis Islam, dan itu sudah ada undang-undangnya,"ucapnya

Ketua BAZNAS Sulbar, Asraruddin menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan rapat koordinasi dari unsur terkait BAZNAS se-Sulbar, sekaligus sebagai forum silaturahmi dalam rangka memajukan BAZNAS kedepan.

"Kita berharap kedepan kiranya semua PNS dapat meningkatkan gairah membayar zakat ke BAZNAS, yang akan dikembalikan kepada delapan golongan, seperti orang miskin, fakir, orang yang sedang belajar atau menuntut ilmu, mualaf dan lainnya,"tuturnya

Turut hadir pada pembukaan Rakorda, Asisten I Bidang Pemkesra Setda Sulbar, Muh. Natsir, Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, Muflih B. Fattah, Kepala Biro Tapem Kesra, Moch. Saleh Rachim dan undangan lainnya.(farid) 

 

 

 

 

 

 

 

Read 250 times
(0 votes)