03 Jul 2021

Integrasi Kawasan Perdesaan dan Transmigrasi Difokuskan Pada Kerjasama Kemitraan

 

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra (Pemkesra) Setda Sulbar Muh. Natsir, membuka acara Konsolidasi Lintas Sektor Kemitraan Transmigrasi Provinsi Sulbar, yang berlangsung di Hotel Meganita Mamuju, Jumat 2 Juli 2021.

Kegiatan itu mengusung tema,"Revitalisasi Kawasan Transmigrasi Mendukung SDGs Desa Melalui Kemitraan".

Asisten I Bidang Pemkesra Muh. Natsir mengatakan, konsolidasi lintas sektor ketransmigrasian dalam integrasi kawasan perdesaan dan kawasan transmigrasi, untuk tahun ini dan selanjutnya di fokuskan pada kerjasama kemitraan dengan investor atau perusahaan berbasis ketahanan pangan, dengan melibatkan Pentahelix (Pemerintah, Akademis, Masyarakat, Investor, dan Media).

"Sulbar memiliki sumber daya alam berlimpah, lahan kawasan pertanian, perkebunan dan perikanan yang potensial, sehingga dibutuhkan kerjasama kemitraan melalui Pentahelix,"ucap Natsir

Natsir mengungkapkan, penetapan kawasan transmigrasi di Sulbar pada 211 desa, memberikan peluang Produk Unggulan Desa (PRUKADES) melalui program transmigrasi dan program lintas sektor, untuk kantong-kantong perekonomian berbasis pendapatan domestik regional bruto kawasan pedesaan dalam kawasan transmigrasi.

“Pemprov Sulbar telah melaksanakan pembangunan permukiman transmigrasi baru sebanyak 255 Kepala Keluarga (KK) atau 255 rumah transmigrasi di empat lokasi. Keberlanjutan program transmigrasi yang fokus pada kemitraan dengan investor membutuhkan dukungan program dan kegiatan secara terpadu melalui Pentahelix”ujar Natsir

Ditegaskan, pada program pembangunan dan pengembangan transmigrasi pada proses identifikasi lahan, transmigrasi wajib digerakkan dengan koordinasi lintas sektor, antara Kemedesa, PDT dan Transmigrasi serta sektor lainnya, sehingga pendanaan program transmigrasi dapat melalui dana APBN dan APBD.

“Pemerintah daerah dalam kesempatan ini, mengajak seluruh stakeholder untuk dapat bekerjasama dan melakukan aksi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan dan perekonomiaan kawasan pedesaan,” tutup Natsir (jimmi)

 

 

 

 

Read 347 times
(0 votes)