09 Mei 2021

Ali Baal : Stok Beras Di Sulbar Aman Hingga 1 Tahun Kedepan

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar melakukan Peninjauan Gedung Bulog Mamuju,  Sabtu 8 Mei 2021.

Dalam kegiatan itu, Gubernur Sulbar  didampingi Sekprov Sulbar, Muhammad Idris, unsur Forkopimda, instansi vertikal dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok jelang Hari Raya Idul Fitri.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan, peninjauan yang dilakukan merupakan agenda rutin yang harus dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Disampaikan, stok beras di Sulbar masih aman dan terkendali jelang Hari Raya Idul Fitri, begitupun setelah hari raya besar ummat islam tersebut.

"Stok kebutuhan bahan pokok ini di Sulbar dinilai mampu bertahan hingga 1 tahun kedepan dan dinyatakan aman terkendali  di Bulog,"kata Ali Baal Masdar, Gubernur Sulbar saat diwawancara

Melalui kesempatan itu, gubernur menekankan,  penyerapan beras oleh pihak bulog harus diambil dari para petani lokal yang ada di Sulbar dan tidak menyerap beras dari luar provinsi ke-33 ini,  sehingga kebutuhan pangan dan kesejahteraan masyarakat petani dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Senada dengan gubernur, Pimpinan Cabang Bulog Mamuju, Faris Sudirman juga menyampaikan, Stok kebutuhan beras di Sulbar  masih aman,  pasalnya sebanyak 1.800 ton stok beras tersedia di Kabupaten Mamuju,  400 ton di Kabupaten Pasangkayu, dan Kabupaten Polman mencapai 13 ribu ton.

 "Jika digabungkan saya rasa Sulbar masih aman, bahkan setelah Hari Raya Idul Fitri. Untuk stok beras kita, kalau dihitung -hitung bisa sampai 1 tahun lebih,"kata Faris

Adapun kebutuhan gula pasir bagi Sulbar, lanjut Faris, juga dinilai masih aman, pasalnya sebanyak 60 hingga 70 ton stok gula telah tersebar di Kabupaten Mamuju dan Polman, serta 100 ribu ton stok cadangan gula pasir tersimpan  di Sulsel.

"Kebutuhan gula pasir kita juga masih aman,  kami sengaja bagi stok gula di Kabupaten Mamuju dan Polman sebab keterbatasan spesnya kami yang tidak mampu menampung,  apabila sewaktu - waktu dibutuhkan  stok gula yang banyak menjelang hari raya. Kami juga sudah ada cadangan di Makassar kurang lebih sebanyak 100 ribu ton dan bisa sewaktu-waktu segera diambil, "bebernya (farid) 






 



Read 409 times
(0 votes)